
Lampung Selatan (LW): Ketua Fraksi NasDem MPR RI Taufik Basari melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pekon Sukajaya, Katibung, Lampung Selatan (15/12).
Dalam kesempatan tersebut, Taufik menjelaskan amandemen UUD 1945 adalah amanat reformasi tahun 1998. Demokrasi adalah wujud konkret dari perjuangan yang para aktivis, mahasiswa dan berbagai kalangan masyarakat sipil untuk menumbangkan rezim orde baru.
“Dengan amandemen UUD itulah Indonesia meletakkan tujuan konstitusi, yakni membatasi kewenangan tindakan pemerintah, menjamin hak-hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat,” kata Taufik.
Saat ini, menurutnya, P5 memang tidak lagi dibakukan di kurikulum sekolah dalam bentuk satu mata pelajaran khusus. Namun, format pendidikan tersebut tidaklah hilang. Pemerintah menetapkan yang namanya Profil Pelajar Pancasila guna memperkuat kompetensi siswa dalam penghayatan pancasila. Pembelajaran tersebut bersifat lebih aplikatif.
“Tidak menghafal seperti apa yang kita semua dapatkan sewaktu sekolah dulu. Dengan Kurikulum Merdeka yang ditetapkan Kemdikbud inilah siswa diharapkan mampu dengan mudah mempelajari dasar negara kita dengan cara menyenangkan,” jelasnya.
Selain itu, tambah dia, untuk memperkuat pengamalan Pancasila, fungsi sosialisasinya telah masuk dalam wewenang MPR RI. Salah satunya melalui program sosialisasi empat pilar yang diselenggarakan di masyarakat oleh para anggota DPR/MPR RI terpilih. (LW)









