Tubaba (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Putra Jaya Umar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Tubaba periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV, Minggu (3/5).
Musda yang digelar di Pondok Pesantren Assalam itu berlangsung singkat. Tanpa dinamika berarti, forum langsung mengunci satu nama, Putra Jaya Umar sebagai pemimpin baru partai berlambang pohon beringin di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
Aklamasi terjadi bukan tanpa sebab. Dari tiga bakal calon yang sempat mendaftar, Edi Ismanto, Sularno, dan Putra Jaya Umar, hanya Putra Jaya yang mampu lolos seluruh tahapan verifikasi hingga akhir. Situasi ini praktis menutup ruang kompetisi dan mengantar dirinya melenggang mulus ke kursi ketua.
Putra Jaya menggantikan Herwanda, tokoh senior asal Panaragan yang sebelumnya memimpin DPD II Golkar Tubaba. Pergantian ini sekaligus menandai babak baru konsolidasi internal Golkar di daerah tersebut.
Sinyal kemenangan Putra Jaya sebenarnya sudah terbaca jauh hari. Sepekan sebelum Musda, ia menunjukkan keseriusan dengan mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran hanya dalam waktu sekitar satu setengah jam, langkah cepat yang dinilai sebagai manuver politik penuh perhitungan.
Secara rekam jejak, Putra Jaya bukan nama baru. Ia pernah berkarier di Partai Gerindra dan duduk sebagai anggota DPRD periode 2014–2019. Meski sempat gagal pada Pemilu 2019, ia bangkit dan kembali terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung pada Pemilu 2024 dari dapil Tubaba, Tulang Bawang, dan Mesuji melalui perahu Partai Golkar.
Kini, dengan mandat penuh di tangan, Putra Jaya Umar menghadapi tantangan besar, merapikan barisan, memperkuat mesin partai, dan memastikan Golkar menjadi kekuatan dominan di Tubaba. (*/LW)











