Bandarlampung (LW): Ketua DPD II Partai Golkar Tulangbawang Barat, Putra Jaya Umar, blak-blakan mengakui partainya sempat “terpuruk” di daerah tersebut. Dari posisi partai besar nasional, Golkar di Tubaba bahkan sempat tanpa kursi pada Pemilu 2019, sebelum akhirnya hanya meraih satu kursi di 2024.
Namun kondisi itu justru jadi titik balik. Putra menegaskan, mesin partai kini dipanaskan penuh dengan target ambisius, yakni merebut posisi pimpinan pada pemilu mendatang.
“Ini tugas berat. Tapi kami sudah sepakat dengan DPD I untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Tulangbawang Barat,” tegasnya, Senin (4/5).
Langkah cepat langsung disiapkan. Usai Musda, struktur partai akan dibenahi total dari tingkat kecamatan hingga desa melalui muscam dan musdes. Fokus utamanya yakni memperkuat jaringan hingga ke akar rumput.
Tak hanya itu, Putra juga menyiapkan strategi regenerasi. Ia memastikan tak ada kader lama yang ditinggalkan, namun peran generasi muda akan diperkuat sebagai motor penggerak.
“Kader senior tetap jadi penopang dan pengayom. Tapi yang muda harus kita dorong, karena mereka lebih mobile dan energik,” ujar Anggota Komisi I DPRD Lampung ini.
Dengan gaya bahasa khas, Putra menggambarkan langkah pembenahan sebagai upaya “membersihkan pohon beringin”, simbol Golkar, dari berbagai hambatan internal. Tujuannya satu, membuat partai kembali nyaman bagi kader dan masyarakat.
Ia juga menargetkan restrukturisasi organisasi hingga tingkat anak ranting rampung sebelum akhir tahun. Selain itu, dalam empat tahun ke depan, DPD II Golkar Tubaba ditargetkan sudah memiliki kantor permanen. Bahkan, ia mengungkap sudah ada pengusaha yang siap menghibahkan lahan.
“Ini jadi motivasi besar bagi kami untuk terus bergerak, turun ke masyarakat, dan memperkuat komunikasi politik,” kata Putra.
Dengan kombinasi konsolidasi internal, regenerasi kader, dan dukungan struktural, Golkar Tubaba kini tak lagi sekadar bertahan, melainkan menatap serius panggung kemenangan.
Diketahui, Anggota DPRD Provinsi Lampung Putra Jaya Umar resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Tubaba periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV, Minggu (3/5).
Musda yang digelar di Pondok Pesantren Assalam itu berlangsung singkat. Tanpa dinamika berarti, forum langsung mengunci satu nama, Putra Jaya Umar sebagai pemimpin baru partai berlambang pohon beringin di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
Aklamasi terjadi bukan tanpa sebab. Dari tiga bakal calon yang sempat mendaftar, Edi Ismanto, Sularno, dan Putra Jaya Umar, hanya Putra Jaya yang mampu lolos seluruh tahapan verifikasi hingga akhir. Situasi ini praktis menutup ruang kompetisi dan mengantar dirinya melenggang mulus ke kursi ketua.
Putra Jaya menggantikan Herwanda, tokoh senior asal Panaragan yang sebelumnya memimpin DPD II Golkar Tubaba. Pergantian ini sekaligus menandai babak baru konsolidasi internal Golkar di daerah tersebut.
Sinyal kemenangan Putra Jaya sebenarnya sudah terbaca jauh hari. Sepekan sebelum Musda, ia menunjukkan keseriusan dengan mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran hanya dalam waktu sekitar satu setengah jam, langkah cepat yang dinilai sebagai manuver politik penuh perhitungan. (LW)











