Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Waspada PMK! DPRD Lampung Desak Pengawasan Ketat Sapi Kurban

Bandarlampung (LW): Ancaman penyakit pada hewan kurban kembali jadi sorotan. Anggota Komisi II DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, mengingatkan potensi bahaya penyakit Penyakit Mulut dan Kuku menjelang Hari Raya Idul Adha.

Menurutnya, setiap tahun persoalan kesehatan hewan kurban selalu menjadi kekhawatiran utama, terutama bagi dinas peternakan. Risiko terbesar muncul ketika sapi yang disembelih ternyata terindikasi penyakit, yang bisa berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Ini harus diantisipasi sejak awal. Jangan sampai masyarakat sudah membeli sapi, ternyata tidak layak dikonsumsi,” tegas Mikdar, Senin (4/5).

Ia mendorong dinas terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan pengawasan ketat terhadap peternak dan lapak penjualan sapi kurban. Pemeriksaan kesehatan hewan dinilai krusial untuk memastikan sapi yang dijual benar-benar dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya deteksi dini. Jika ditemukan gejala PMK atau penyakit lain, langkah penanganan harus langsung dilakukan sebelum hewan masuk ke pasar kurban.

Tak hanya pemerintah, peran desa juga diminta aktif. Aparat desa hingga pemangku kepentingan di tingkat bawah diimbau ikut mengawasi dan melaporkan kondisi kesehatan ternak di wilayah masing-masing.

“Di setiap kecamatan ada dokter hewan. Ini harus dimaksimalkan untuk memantau dan memberi informasi jika ada potensi wabah,” ujarnya.

Di sisi lain, Mikdar juga menyoroti aspek ketersediaan dan harga sapi. Ia berharap stok hewan kurban di Lampung tetap aman agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

“Lampung ini daerah penghasil sapi. Kita harapkan stok cukup, bahkan surplus, sehingga tidak ada gejolak harga,” katanya. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *