
Bandarlampung (LW): Wakil ketua MPR RI, Ahmad Muzani memberikan bonus sejumlah uang kepada para atlet yang berprestasi di ajang pekan olah raga (PON) XX Papua.
Adapun atlet yang mendapatkan mendali emas mendapatkan Rp7,5 juta, lalu mendali perak Rp5 juta dan perunggu Rp2,5 juta.
Bonus tersebut secara simbolis diberikan pada atlet yang mendapatkan mendali emas, bertempat di Lembah Batu Resto, Bandar Lampung, Senin (25/10) malam.
“Dengan anggaran apa adanya, tapi olah raga kita sangat membanggakan dengan masuk 10 besar di PON Papua. Oleh karena itu kita memberikan apresiasi bonus berupa uang, tapi jangan dilihat besarannya karena itu adalah suatu bentuk apresiasi kita,” ujar Ahmad Muzani.
Apresiasi ini, lanjutnya, diberikan pada semua atlet yang berprestasi di PON Papua, agar mereka lebih semangat lagi untuk bertanding di olimpiade berikutnya.
“Karena kita tahu membina prestasi olah raga ini luar biasa, berlatihnya panjang, biayanya tidak sedikit. Karena olah raga adalah salah satu yang mudah diukur maka untuk memperoleh peringkat yang bagus butuh perjuangan tidak mudah,” katanya.

Oleh karenanya, jika Lampung ingin menjadi tuan rumah setelah PON di Aceh dan Medan. Maka rencana untuk membangun stadion juga pasti lewat politik melalui Menpora.
“Kita sebagai wakil rakyat dari Lampung kita siap mendukungnya,” ucap Sekjen Gerindra ini.
Sementara, Wakil Ketua KONI Lampung, Agung Nompitu mengatakan, meski baru pulang dari PON Papua, namun pihaknya tidak lantas berleha-leha. Akan tetapi seluruh cabang olah raga bersiap diri dan terus berlatih untuk menuju PON di Aceh dan Medan.
“Karena dari Gubernur mengharapkan untuk memfasilitasi para atlet. Karena tidak ada sport sistem saja kita telah masuk 10 besar di PON Papua,” katanya.
“Lahannya juga telah disiapkan, untuk diharapkan jadi tuan rumah PON 2028. Untuk mengharumkan nama provinsi Lampung,” tandasnya. (LW)









