Ratu Jodha membuka semua selimutnya dan memeluknya dengan erat, lalu dia berteriak keras: “ Husssaaaaaiiiiiinnnn !!!! “ semua yang ada disana langsung kaget dan khawatir. Tak berapa lama Raja Jalal datang dan bertanya: “Ada apa Ratu Jodha. apa yang terjadi ?” , “Husssaaaain … dia telah tiada” jawab Ratu Jodha sambil menangis tersedu-sedu. Ibu Ratu Hamida dan Ratu Salima melihat kondisi Hussein dengan sedih, lalu Ratu Ruqayah datang kesana dan bertanya “Ada apa ini?” Ratu Ruqayah melihat Hussein yang sedang dipeluk Ratu Jodha dan bertanya pada Ratu Jodha : “Kenapa kau menangis, Hussein tidak apa-apa khan? cepaaaat panggil tabib !” bentak Ratu Ruqayah.Zeenat masuk kekamarnya sendiri dimana ada Mirza Qasim, dia bilang kalau dia sudah memberikan racun pada Hussein,: “Pekerjaan kita sudah selesai sekarang jadi kita harus pergi dari sini secepatnya” ujar Zeenat pada Mirza Qasim. Zeenat pun langsung berkemas-kemas dan berujar : “Kita harus segera pergi dari Agra sebelum mereka mencurigai kita”. Mirza Qasim langsung menggendong anaknya dan berujar : “Terima kasih istriku, kau telah menyelesaikan tugasku, aku sangat berterima kasih sekali” lalu jawab Zeenat : “Kita akan merayakan semua ini, tapi sekarang kita harus pergi”
Dikamar Ratu Jodha, tabib mengecek kondisi Hussein dan mengatakan : “Maafkan saya yang Mulia, Hussein sudah meninggal, dia sudah tiada sekarang” , semua yang mendengarkan langsung bersedih. Lalu Ratu Ruqayah berteriak dan menyuruh tabib untuk mengecek memastikannya lagi, dia berbicara keHussein dan memandangnya tidak percaya sambil berujar: “Hussein, ini aku ibumu” lalu dia berteriak pada Ratu Jodha: “Apa yang sudah kau lakukan??? apa yang kau lakukan pada Husseinku???Apa ??? aku sudah memberikan senyuman Hussein buatmu dan kau membunuhnya! karena kau tidak bisa jadi seorang ibu lalu kau membunuhnya, iya kan??? kau sudah merenggutnya dari aku!” dibentak-bentak seperti itu sama Ratu Ruqayah, Ratu Jodha hanya bisa menangis tersedu-sedu.
Melihat Hussein meninggal Ratu Ruqayah langsung berteriak: “Ini bukan kehendak Tuhan, kau semualah yang melakukan, Ratu Jodha dan semua pelayanannya!” lalu Ratu Ruqayah bertanya ke Raja Jalal: “Jalal kau memintaku untuk memberikan Hussein keRatu Jodha untuk beberapa hari, tapi sekarang dia telah tiada, apa yang harus aku lakukan? jawab aku!” lalu dengan bercucuran air mata Ratu Ruqayah bertanya ke ibu Ratu Hamidah: “Apa yang harus aku lakukan, ibu? adakah seseorang yang bisa mengembalikan Hussein kembali? Raja Jalal bilang dia akan mengembalikan Hussein padaku setelah aku sembuh, aku sudah sembuh sekarang, tolong, kembalikan Hussein padaku, aku mohooon, aku sangat ingin bertemu dengan dia, dan memeluknya” lalu Ratu Ruqayah beralih kearah Ratu Jodha dan berkata: “Ibu macam apa kau ini! katakan padaku adakah seorang ibu yang seperti kau? kau tidak bisa melindungi anakmu sendiri! kau sudah membunuhnya! katakan padaku dimana kau malam itu? ketika Hussein sedang sekarat, kau dimana???! katakan padaku, apa yang sudah kau janjikan ke Raja Jalal kalau kau akan selalu menjaga Hussein, kau tidak akan membiarkan apapun yang akan terjadi padanya, dia adalah tanggung jawabmu!” tampak Ratu Ruqayah sangat marah sekali tapi Ratu Jodha hanya bisa menangis dan menangis, lalu Ratu Ruqayah bilang ke Raja Jalal: “Jalal kau sudah membuat perjanjian bahwa jika aku tidak bisa mengurus Hussein, Hussein akan diambil lagi dari aku tapi tolong katakan padaku apa kesalahanku sehingga kau merebut Hussein dari aku ?apa ?jawab ! ini semua kesalahan Ratu Jodha, Raja Jalal! Ratu Jodha yang telah membunuhnya! kau harus memberikan hukuman ke Ratu Jodha, Raja Jalal!” teriak Ratu Ruqayah. Raja Jalal hanya diam saja tidak bergeming, hatinya gamang baru saja Hasan anaknya meninggal saat ini Hussein kembaran Hasan juga menyusul pergi dari sisinya, musnah sudah pewaris Kerajaan Mughal.
Saat itu tabib mengecek kondisi Hussein dan berkata: “Hussein telah diracun! dia tidak meninggal tapi dia dibunuh dan racun itu dimasukkannya pada saat tengah malam” semua yang ada disana kaget mendengarnya, Raja Jalal langsung bertanya ke Moti : “Siapa saja yang menjaga Hussein tadi malam, Moti?” dengan takut Moti menjawab : “Cuma ada saya, Zakira dan Zeenat”.
Raja Jalal langsung curiga pada Zeenat dan bertanya: “Dimana Zeenat sekarang? dimana dia?” lalu Raja Jalal menyuruh Hoshiyar untuk mencari Zeenat. Hoshiyar mencari-cari Zeenat dikamarnya tapi tidak ada siapapun disana, sementara itu Raja Jalal memerintahkan semua pengawalnya untuk mencari Zeenat dan Mirza Qasim kesegala penjuru, dan Hoshiyar memberitahu bahwa Zeenat dan Mirza Qasim tidak ada dikamarnya. Raja Jalal semakin murka, amarahnya tak terbendung. Dengan Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 351 berakhir.
Ayo simak terus Kisah selanjutnya pada Episode 352 berikutnya.. Hanya di Lampungway.com





