
Bandarlampung (LW): Anggota DPRD Kota Bandarlampung Rezki Wirmandi mengajak masyarakat tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Sebab kemerdekaan menurutnya diraih bukan dengan cara cuma-cuma.
Hal ini disampaikan Rezki Wirmandi saat melangsungkan giat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIPWK) di Labuhan Ratu, Sabtu (3/11).
Dalam arahannya, Eky, sapaan karibnya menjelaskan, upaya memupuk kecintaan terhadap Pancasila sangat perlu dilakukan. Mengingat pesatnya kemajuan digitalisasi yang dinilai dapat menggerus kecintaan masyarakat terhadap Pancasila.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan kegiatan PIPWK perdana saya sejak dilantik sebagai wakil rakyat Oktober lalu. Bersama masyarakat khususnya generasi muda kita menggelar sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, supaya dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk bekal menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tentunya tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa,” ujarnya.
Anggota Fraksi Demokrat Bandarlampung ini menilai kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menangkal penyebaran radikalisme dan faham-faham lainnya yang bertentangan dengan nilai Pancasila.
“Maraknya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, tentu tidak dapat dibendung. Namun dengan pembekalan ideologi pancasila pemuda-pemudi dapat mempertahankan diri dari pemahaman Radikalisme,” tambahnya.

Sementara, Ketua Demokrat Bandarlampung Budiman AS yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara dan sumber hukum tertinggi dari segala sumber hukum di Indonesia saat ini mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi, salah satunya keberadaan gadget atau smartphone.
Tak dipungkiri menurut dia, meski memiliki dampak positif, gadget juga tak jarang digunakan untuk melakukan hal negatif, seperti menyebar kabar kebohongan, atau hoax. (LW)









