Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Tak Kuat Menanjak, Bus Muatan Puluhan Santri Terperosok ke Jurang

Bandarlampung (LW): Tak kuat menanjak, sebuah bus yang mengangkut puluhan santri terperosok dan masuk ke dalam jurang di Jalan Madu, Langkapura, Bandarlampung, Rabu (30/3).

Akibatnya, puluhan santri dari Pondok Pesantren Al Banin tersebut mengalami luka-luka. Bahkan sopir dan dua orang santri dilarikan ke Rumah Sakit Bintang Amin.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekira pukul 15.00 wib tersebut.

Salah seorang santri, Fajar (15) mengatakan, saat kejadian dia dan rombongan berangkat dari pondok pesantren hendak menuju Lapangan Kodim 0410 kota Bandarlampung untuk mendukung rekannya yang mengikuti pertandingan sepak bola.

“Kita mau ke lapangan Kodim, mau dukung teman-teman yang ikut liga sepak bola,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurut Fajar, bus berwarna putih dengan nomor polisi T 7127 DL tersebut mengangkut sekitar 30 orang santri.

Dikatakan Fajar, awalnya bus berjalan normal, namun saat hendak menanjak di dekat jembatan, bus tidak kuat menanjak sehingga bus berjalan mundur kembali.

Tak hanya mundur, bus kemudian menabrak pembatas jembatan dan berguling dan terperosok ke jurang sedalam 5 meter.

Senada, Riski (32) mengaku melihat langsung saat mobil tak kuat menanjak hingga berguling ke jurang. Riski menduga, bus mengalami rem blong sehingga saat berjalan mundur dan tidak terkendali.

Menurut Riski, tiga orang dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian tersebut yakni sopir dan dua orang santri.

“Sopirnya luka cukup parah, kena luka bakar juga. Sepertinya sopirnya masih pelajar juga, karena dia masih pakai celana seragam SMA,” ungkapnya.

Sementara Hasan, salah seorang pengurus pondok pesantren Al Banin yang ditemui di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui tentang keberangkatan para santri yang mengalami kecelakaan tersebut.

“Untuk keberangkatan ini saya belum tau, jadi untuk sopirnya siapa, jumlah santri yang berangkat juga saya belum tahu,” ucapnya.

Sampai saat ini polisi masih berupaya mengevakuasi bus milik Pondok Pesantren yang terletak di Kelurahan Labuhan Dalam tersebut dari dalam jurang. (*)