Harga Kartu Perdana Telkomsel Quota Data 30 Gb Turun Jelang Natal dan Tahun Baru di Lampung Timur

Harga Perdana Telkomsel Kuota Data 30 Gb Turun
Harga Perdana Telkomsel Kuota Data 30 Gb Turun

Lampungway.com. Harga Kartu Perdana Telkomsel Quota Data 30 Gb Turun Jelang Natal dan Tahun Baru di Pekalongan Lampung Timur Turun.

Bisnis Kartu Perdana ditahun 2017 ini sebenarnya sedang pada puncaknya karena penggunaan smartphone semakin meningkat otomatis kebutuhan quota data juga meningkat tapi hal tersebut tampaknya tidak berlansung lama karena adanya perubahan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang pembatasan kepemilikan nomer kartu seluler.

Dan hal ini langsung berimbas pada bisnis yang tengah naik daun ini, bahkan di daerah seperti di Pekalongan Lampung Timur juga mengalami penurunan harga jika disekitar Agustus 2017 lalu harga Kartu Perdana Telkomsel Quota Data 30 Gb masih di angka sekitar Rp 60 ribuan kini turun menjadi Rp 48 ribu, belum lagi tingkat persaingan antra provider yang juga sama-sama mengalami penurunan harga membuat harga perdana telkomsel yang terkenal mahal lambat tapi pasti semakin murah.

Kok, penulis tahu ya, iya jelas penulis khan pelangan setia perdana kuota telkomsel 30 gb jadi tahu banget penurunan harganya. Tapi hal itu bisa di cek di konter-konter HP memang hampir semua harga kartu perdana turun, untuk perdana telkomsel quota data 13 Gb yang awalny sekitar Rp 75 ribu kini turun diangka sekitar Rp 70 ribu

Jika ini terus berlanjut bagaimana dengan kondisi bisnis perdana telkomsel dan perdana lainnya masih belum ada yang berani berspekulasi apakah akan meningkat atau menurun namun dari beberapa obrolan dengan pihak konter sepertinya akan menjadi lesu lagi, atau bisa dikatakan bahwa harga perdana tidak akan berharga lagi, dan justru paket data yang akan meningkat karena pemberlakukan kebijakan pemerintah yang hanya memperbolehkan per orang maksimum mendaftarkan 2 nomer handphone yang di verifikasi dengan Kartu Keluarga.

Nah, jika paket data meningkat otomatis harga juga bisa naik, wah gawat sebagai konsumen yang membutuhkan banyak kuota, penulis agak-agak gimana gitu… ya sudah lah kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: