Pringsewu (LW): Senator DPD RI asal Lampung Almira Nabila Fauzi turun langsung menginspeksi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pringsewu. Monitoring ini bukan sekadar formalitas, temuan di lapangan bakal dibawa ke meja pusat.
Didampingi Agus Supriyadi, Almira meninjau dua titik krusial, yakni gedung yang masih 40 persen di Pekon Kresnomulyo, dan bangunan yang sudah rampung 100 persen di Pringsewu Timur. Kontras progres ini menjadi sorotan utama dalam evaluasi program.
Sebagai anggota Komite IV DPD RI, Almira menegaskan perannya tak sekadar melihat, tapi mengawal. Komite ini membidangi APBN, pajak, hingga koperasi dan UMKM. Artinya, setiap hambatan di lapangan bisa berujung pada koreksi kebijakan nasional.
“Ini bagian dari reses. Kami ingin dengar langsung persoalan pembangunan. Semua temuan akan kami bawa ke rapat dengan DPR RI dan kementerian terkait,” tegasnya (5/5).
Di sisi lain, Mayor Agus membeberkan progres di daerah, bahwa sekitar 30 gedung koperasi sudah mulai dibangun di Pringsewu. Namun, persoalan klasik muncul, yakni lahan. Tidak semua desa memiliki aset pemerintah, sehingga sebagian harus mandiri dalam pengadaan tanah.

Gedung yang telah selesai tak hanya menjadi kantor koperasi. Fungsinya diperluas, klinik dokter, apotek, gerai kebutuhan pokok, gudang distribusi, hingga aula serbaguna. Infrastruktur ini disiapkan sebagai pusat ekonomi desa.
Lebih jauh, koperasi Merah Putih diarahkan ke sektor riil, yakni distribusi pangan dan pupuk subsidi. Targetnya jelas, untuk memotong rantai tengkulak, membuka lapangan kerja, dan mengangkat kesejahteraan petani. (*/LW)











