Bandarlampung (LW): Maraknya aksi tawuran remaja di Kota Bandarlampung yang belakangan kian brutal hingga merenggut nyawa, mendapat sorotan tajam dari Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandarlampung, Budiman AS.
Menurut Budiman, fenomena tawuran yang melibatkan pelajar maupun anak-anak muda tidak bisa dipandang sebagai kenakalan biasa. Ia menilai, penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya aksi kekerasan di kalangan remaja.
“Ini menjadi perhatian khusus bagi saya sebagai anggota DPRD dari dapil Kota Bandarlampung. Tawuran remaja sudah sangat memprihatinkan, bahkan sampai menelan korban jiwa,” ujar Budiman AS, Sabtu (23/5).
Ia mengungkapkan, berdasarkan berbagai kejadian dan hasil pengamatan di lapangan, banyak pelaku tawuran terpengaruh minuman keras maupun narkoba sehingga kehilangan kesadaran dan mudah tersulut emosi.
“Penyalahgunaan narkoba adalah salah satu penyebab utama. Karena saat memakai narkoba, mereka tidak sadar dengan kondisi dirinya, lalu terbawa arus hingga terjadi perkelahian,” katanya.
Ketua Demokrat Bandarlampung tersebut juga meminta aparat penegak hukum meningkatkan intensitas razia, khususnya di wilayah-wilayah rawan dan kawasan permukiman yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para remaja pada malam hari.
“Saya berharap polisi melakukan razia rutin, bahkan lebih intens dari biasanya. Ini harus dilakukan secara serius, terutama didaerah-daerah rawan hingga jalan protokol,” tegasnya.
Selain aparat, Budiman menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah hingga larut malam.
“Kalau anak sudah sering pulang larut malam, itu harus diawasi. Kurangnya pengawasan orang tua juga menjadi salah satu penyebab maraknya tawuran,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan Kota Bandarlampung, terutama melalui pendekatan kepada kalangan muda agar tidak terjerumus dalam narkoba maupun aksi kriminal jalanan.
Dalam kesempatan itu, Budiman juga menanggapi instruksi tegas Kapolda Lampung terkait tindakan terhadap pelaku begal. Ia menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang dinilai sedang menjalankan tugas memberantas kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah kepolisian. Kejahatan begal ini sudah luar biasa meresahkan. Polisi tentu menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (LW)











