Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Kisruh Plt Bupati dan Sekda Lampung Tengah Jadi Sorotan, Anggota DPRD Lampung Minta Ego Dikesampingkan

Bandarlampung (LW): Polemik yang dikabarkan terjadi antara Plt Bupati Lampung Tengah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah menjadi sorotan publik. Dinamika internal pemerintahan yang ramai diperbincangkan di media sosial itu dinilai jangan sampai mengganggu pelayanan dan jalannya roda pemerintahan di daerah.

Sorotan tersebut datang dari anggota DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya. Ia menyayangkan apabila benar terjadi ketidakharmonisan di lingkaran pimpinan daerah, terlebih di tengah banyaknya persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Menurut Made, pejabat daerah sejatinya diberi amanah untuk bekerja dan menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan justru terseret dalam konflik internal yang berpotensi memicu kegaduhan publik.

“Yang paling penting saat ini bagaimana pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai persoalan internal justru menjadi konsumsi publik dan mengganggu pelayanan,” ujar I Made Suarjaya, Senin (18/5).

Ia mengaku mengikuti perkembangan isu tersebut yang ramai dibahas masyarakat di media sosial. Menurutnya, publik saat ini sangat kritis terhadap dinamika pemerintahan, apalagi ketika masih banyak persoalan daerah yang belum terselesaikan.

I Made menilai masyarakat Lampung Tengah saat ini lebih membutuhkan kerja nyata dari para pemimpinnya. Mulai dari persoalan infrastruktur, pembangunan daerah, hingga keluhan jalan rusak yang kerap disampaikan warga.

“Hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan di media sosial. Soal jalan rusak, pelayanan, dan berbagai persoalan lain. Karena itu masyarakat tentu berharap pemimpinnya kompak dan fokus bekerja,” katanya.

Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung, Lampung Tengah dinilai membutuhkan pemerintahan yang solid dan sinergi kuat antar pemangku kebijakan agar program pembangunan berjalan maksimal.

Karena itu, I Made meminta seluruh pihak mengesampingkan ego pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan dengan baik. Kecilkan ego masing-masing demi kepentingan rakyat Lampung Tengah,” tegasnya.

Ia bahkan menyatakan siap membantu memfasilitasi komunikasi antar pihak apabila diperlukan demi menciptakan suasana pemerintahan yang kondusif dan harmonis.

“Semua harus kembali pada tujuan utama, yaitu melayani masyarakat Lampung Tengah,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *