Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Nama Wahrul Fauzi mencuat Jelang Temu Karya Karang Taruna Lampung

Bandarlampung (LW): Peta persaingan menuju kursi Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung mulai menghangat. Dalam rapat koordinasi persiapan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung yang digelar Minggu (7/6), nama Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mulai mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai layak memimpin organisasi kepemudaan tersebut pada periode mendatang.

Dukungan terhadap Wahrul datang dari beberapa pengurus, salah satunya Ketua Karang Taruna Lampung Tengah yang juga sesama legislator Lampung, Elsan Tomi Sagita. Politisi Golkar yang sebelumnya juga sempat masuk dalam bursa calon Ketua Karang Taruna itu menilai Wahrul memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk membawa Karang Taruna Lampung lebih maju.

“Beliau figur yang layak. Saya siap mendukung jika maju dalam Temu Karya nanti,” ujar Tomi, sapaan karib Elsan Tomi Sagita.

Munculnya nama Wahrul menambah dinamika jelang Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung yang diperkirakan digelar pada Juli mendatang. Forum tersebut menjadi momen penting untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi pemuda terbesar di Lampung itu.

Sebelumnya, sejumlah nama bakal calon Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung telah mengemuka dalam rapat koordinasi pengurus provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung. Rakor yang dihadiri jajaran pengurus provinsi hingga ketua Karang Taruna kabupaten/kota itu mulai membahas agenda besar pelaksanaan Temu Karya tahun ini.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Barat, Ahmad Ali Akbar, mengungkapkan sejauh ini muncul empat nama dari internal organisasi yang diusulkan menjadi calon ketua.

Empat nama tersebut yakni Elsan Tomi Sagita, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, Sekretaris Karang Taruna Provinsi Lampung M. Yuliardi, serta Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rahmawati Herdian.

Namun, dengan mulai menguatnya dukungan terhadap Wahrul Fauzi Silalahi, bursa calon Ketua Karang Taruna Lampung dipastikan semakin dinamis.

Ahmad menjelaskan, pemilihan ketua nantinya akan dilakukan melalui mekanisme voting dalam forum Temu Karya. Total terdapat 17 suara yang terdiri dari 15 kabupaten/kota, pengurus provinsi, dan unsur PNKT.

“Pemilihan nanti dilakukan secara voting. Total ada 17 hak suara,” tegasnya. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *