Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, kembali menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa. Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Dusun 5, Kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (27/6).
Kegiatan tersebut menghadirkan Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, SE., M.Sos., dan Camat Way Seputih, Mulyono, S.IP., sebagai narasumber. Ratusan warga tampak antusias mengikuti sosialisasi yang bertujuan memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga nilai-nilai persatuan di tengah kehidupan masyarakat.
Ni Ketut Dewi Nadi mengatakan, Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan masyarakat.
“Pancasila jangan hanya menjadi hafalan atau slogan. Nilai-nilainya harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan, menjaga persatuan, hingga membangun semangat gotong royong. Jika itu kita lakukan bersama, Indonesia akan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan,” tegas Dewi Nadi.

Ia menambahkan, pembinaan ideologi Pancasila menjadi salah satu langkah strategis untuk membentengi masyarakat dari pengaruh paham yang dapat mengancam persatuan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya wawasan kebangsaan dan terus menjaga kerukunan. Keberagaman adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah. Tugas kita bersama adalah merawat persatuan demi masa depan bangsa yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri mengajak masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, persatuan dan toleransi merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju dan harmonis.
Senada, Camat Way Seputih Mulyono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia berharap semangat kebangsaan yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di tengah masyarakat.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog antara narasumber dan peserta. Berbagai persoalan kebangsaan, kehidupan sosial, hingga pentingnya menjaga persatuan menjadi topik yang banyak dibahas dalam kegiatan tersebut. (LW)











