Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar dihafalkan. Pesan itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) Tahap II Juli di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (26/7).
Mengusung tema “Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari”, kegiatan tersebut dihadiri peserta dari kelompok tani se-Kabupaten Lampung Tengah, IKWT, serta Kelompok Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
Dalam sambutannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Gotong royong, saling menghormati, serta mengedepankan musyawarah merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang harus terus dijaga,” kata Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini.

Menurutnya, petani memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga sebagai penjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Karena itu, budaya saling membantu, bermusyawarah, dan menjaga kerukunan harus terus dipelihara sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, Sumarsono, SH dan Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri. Keduanya memaparkan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai tantangan yang dapat mengikis nilai-nilai kebangsaan.
Para narasumber mengajak peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik di lingkungan keluarga, organisasi, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta antusias menyampaikan pandangan serta pengalaman mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pertanian dan pedesaan.
Ni Ketut Dewi berharap kegiatan sosialisasi ini mampu memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Pancasila akan tetap hidup apabila terus diamalkan dalam setiap tindakan, sehingga menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan daerah maupun bangsa. (LW)











