Bandarlampung (LW): Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung yang juga Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, resmi membuka Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK) Tahun 2026 sekaligus meluncurkan Program “Garis Depan”, Rabu (29/7/2026), di Ruang Abung, Komplek Kantor Gubernur Lampung.
Peluncuran Program “Garis Depan” menjadi tonggak baru dalam penguatan peran Pramuka Penegak dan Pandega di Lampung. Program yang digagas Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung itu diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Jihan Nurlela memberikan apresiasi atas inisiatif DKD Lampung yang dinilai mampu menghadirkan gagasan inovatif untuk menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, Program “Garis Depan” menunjukkan bahwa Dewan Kerja Daerah tidak hanya piawai mengelola organisasi kepramukaan, tetapi juga mampu menyusun arah gerakan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Program ini membuktikan bahwa Dewan Kerja Daerah Lampung tidak hanya bergerak di kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu merancang strategi untuk melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Jihan.
Ia menegaskan, makna berada di “garis depan” bukan semata-mata soal jabatan atau posisi kepemimpinan, melainkan keberanian menjadi orang pertama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Berada di garis depan bukan hanya soal menjadi pemimpin dalam arti jabatan, tetapi siapa yang paling siap memberikan manfaat yang luas dan memiliki keberanian menghadapi tantangan,” tegasnya.
Jihan mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah fokus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas pendidikan, pengentasan kemiskinan, pelestarian lingkungan, hingga pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Karena itu, Kwarda Lampung bersama Dewan Kerja Daerah dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, adaptif, dan memiliki daya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua Dewan Kerja Daerah Lampung, Surohit, melaporkan Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK) Tahun 2026 diikuti 52 peserta dari 13 Kwartir Cabang se-Lampung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 peserta merupakan putri dan delapan peserta putra.
Menurutnya, KPDK menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat kapasitas pengelola Dewan Kerja agar mampu menjalankan organisasi secara profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“KPDK menjadi wadah peningkatan kapasitas pengelola Dewan Kerja agar mampu menjalankan organisasi secara profesional dan menjawab tantangan yang terus berkembang,” kata Surohit.
Pembukaan KPDK 2026 turut dihadiri Ketua Harian Kwarda Lampung Riski Sofyan, Wakil Ketua Bidang Binamuda Budhi Darmawan, Wakil Ketua Bidang Binawasa Abdullah RM, Wakil Ketua Bidang Sarana Prasarana, Aset dan Kewirausahaan Rendi Reswandi, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas dan Informatika Rusdi Umar, Sekretaris Kwarda Mubasit, Wakil Sekretaris II Feri Darmaswan, Wakil Sekretaris III Hizbudin Burmelli, serta jajaran pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Lampung lainnya. (*)











