
Bandarlampung (LW): Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil (ALM) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Lampung pada Rabu (13/04).
Aksi unjuk rasa ini menuntut kebijakan pemerintah seperti kenaikan minyak goreng, kelangkaan bbm, serta 3 periode masa jabatan Presiden.
Dalam aksi ini juga banyak dari sejumlah ojek online (Ojol) turut hadir untuk menagih janji Regulasi yang diungkapkan Presiden dari tahun 2019 lalu.
Hal ini disampaikan dalam sebuah tulisan yang mereka bentangkan “To Pak Jokowi, Janji Regulasi Ojol Sejak 2019, Mana Janjimu #Bohong”.

Untuk mengamankan aksi demo, sebanyak 1.267 personel gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri dikerahkan.
“Kita sudah melakukan pengecekan personel maupun perlengkapan yang digunakan, tentunya kita akan memberikan pelayanan kepada adik adik mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya,” kata Kombes Pol Ino Harianto, Kapolresta Bandar Lampung.
Kapolres juga menekankan kepada semua aparat yang bertugas agar tidak membawa senjata api (Senpi) untuk mencegah jatuhnya korban.
Pernyataan Kapolres tersebut ditegaskan kembali oleh Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Muhammad Syarhan.
“Tolong diingat kembali! Jangan ada yang membawa senpi, kalau masih ada silahkan kumpulkan senpi nya di depan,” tegasnya. (Dan)











