
Bandarlampung (LW): PT. Hutama Karya melalui PT. Marga Solusi Prima kian memantapkan simulasi arus mudik Idul Fitri 1443 H agar antrian kendaraan tidak terjadi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
PT Marga Solusi Prima sendiri memprediksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 30 April mendatang.
Hal ini disampaikan perwakilan PT. Marga Solusi Prima, Pamungkas Umar. “Alhamdullah, kami bersama Polda Lampung khususnya PJR, dan HK telah melakukan koordinasi untuk mensukseskan arus mudik, agar tidak ada kepadatan arus lalulintas,” ujarnya, kepada awak media, Rabu (20/4).
Dia menilai, sejauh ini pihaknya telah siap memfasilitasi pemudik melalui ruas jalur tol Lampung, dengan cara melibatkan sejumlah instansi seperti marinir untuk keamanan dan PJR Polda Lampung untuk lalulintas.
Hanya saja, jika terdapat kepadatan arus lalulintas saat arus mudik pihaknya telah menyiapkan siasat, dengan menggandeng PJR Polda Lampung.
Kendati begitu dia berharap, agar para pemudik bisa memeriksa sejumlah kebutuhan untuk melakukan mudik, salah satunya melihat saldo kartu tol.
Hal tersebut diminta agar, kepadatan arus lalulintas didepan pintu gerbang tol dipicu saldo minim dapat terminimalisir.
Sementara, Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung AKBP Sugeng Suhermanu menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT. Hutama Karya dan PT. Marga Solusi Prima.
Itu dilakukan guna mematangkan kesiapan jelang menghadapi arus mudik tahun 2022.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak penyedia dan pengelola ruas jalan tol, sehingga diharap potensi kepadatan arus lalulintas dapat diminimalisir,” kata dia.
Dia mengklaim, sejauh ini PT. MSP telah matang dalam hal perencanaan jelang menghadapi arus mudik. Seperti pengalihan arus jalur tol jika, terdapat kepadatan arus lalulintas.
“Kita sudah melakukan simulasi dan kita sudah punya siasat jika kepadatan arus lalulintas terjadi, sehingga para pemudik tetap merasa aman dan nyaman saat berkendara,” pungkasnya. (LW)











