Lampung Tengah (LW): Agenda reses Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, kembali digelar di Kampung Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, LampungTengah (24/11). Pertemuan bersama aparatur kampung dan masyarakat itu kembali membuka sederet kebutuhan pembangunan yang dinilai krusial bagi penguatan layanan publik dan ketahanan pangan.
Warga menyampaikan bahwa jalan ketahanan pangan Kampung Rejosari Mataram sepanjang 4 x 4,5 kilometer perlu segera ditingkatkan. Jalan tersebut menjadi penghubung utama antara jalan usaha tani dan akses antar-kampung, sehingga kondisinya sangat menentukan kelancaran mobilitas pertanian dan masyarakat.
Di sektor pertanian, warga juga mengusulkan pengadaan 1 unit traktor lotari sebagai alat penggarap lahan, serta 1 unit mesin panen combine. Kedua alat ini dinilai penting untuk mendukung produktivitas petani, menghemat waktu kerja, serta meminimalkan kerugian saat panen.
Fasilitas pelayanan publik pun menjadi sorotan. Kantor Kampung Rejosari Mataram yang sudah rusak berat diminta untuk segera direhabilitasi agar administrasi pemerintahan dapat berjalan optimal dan pelayanan warga tidak lagi terhambat kondisi bangunan.

Selain itu, masyarakat meminta perhatian terhadap peningkatan ruas jalan antar-kecamatan dari Seputih Mataram menuju Seputih Raman. Ruas ini dianggap vital karena menjadi jalur utama dua kecamatan yang aktivitas ekonominya saling terhubung.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa ia telah mencatat secara rinci kebutuhan warga dan akan mengawalnya dalam pembahasan bersama pemerintah provinsi dan instansi terkait.
“Usulan masyarakat Rejosari Mataram sangat mendasar dan berhubungan langsung dengan produktivitas ekonomi serta pelayanan publik. Semua akan saya perjuangkan agar masuk prioritas pembangunan,” ujar Dewi Nadi.
Reses ini kembali menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur yang menopang aktivitas pertanian dan pelayanan pemerintahan di tingkat kampung. (LW)











