Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Ali Berawi Jadi Deputi, Jejak Keluarga Berawi Kembali ke Panggung Nasional

Bandarlampung (LW): Dari Bumi Ruwa Jurai, satu lagi putra terbaik Lampung menembus panggung strategis nasional. Akhir Agustus lalu, Prof. Mohammed Ali Berawi resmi mendapat mandat baru sebagai Deputi Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf).

Ali dilantik Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Bekraf Dr Teuku Riefky Harsya bersama 34 pejabat lainnya di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (31/8). Dari 35 pejabat yang dilantik, Ali menjadi satu-satunya pejabat Pimpinan Tinggi Madya.

Guru Besar Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) itu membawa pengalaman panjang di dunia akademik, riset, teknologi, inovasi hingga pemerintahan. Ia pernah menjadi Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UI, pejabat di Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, hingga Alternate Chair Science 20 Presidensi G20 Indonesia 2022.

Menteri Riefky meminta Ali memperkuat strategi pengembangan ekonomi kreatif yang tajam, berbasis data, implementatif dan berorientasi pada pertumbuhan ekosistem.

“Saya harap strategi itu diterjemahkan jadi kebijakan dan langkah nyata untuk menjawab tantangan, menangkap peluang pengembangan ekonomi kreatif,” pesan Riefky, beberapa waktu lalu.

Bagi keluarga besar mendiang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Lampung, drh Berawi Hadi, pelantikan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kelanjutan tradisi pengabdian keluarga.

Mohammad Reza Berawi, kakak kandung Ali yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024-2029 dari Fraksi Gerindra, menyebut amanah tersebut bukan sekadar pencapaian jabatan.

“Ini tentu menjadi kebanggaan keluarga. Tetapi yang paling penting bukan sekadar jabatan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap Ali dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif Indonesia dan membawa nama baik Lampung,” ujar Reza, Rabu (9/9).

Reza berharap pengalaman panjang Ali di dunia akademik, riset, teknologi dan kebijakan publik dapat diterjemahkan menjadi program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Semoga amanah, tetap berintegritas, rendah hati dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Ali merupakan lulusan Teknik Sipil UI, Master of Engineering Science University of Malaya, Malaysia, dan doktor Value Engineering and Innovation Oxford Brookes University, Inggris. Reputasinya juga tercatat dalam berbagai penghargaan dan daftar ilmuwan, termasuk World’s Top 2% Scientists versi Stanford University dan Elsevier.

Jejak keluarga Berawi di tingkat nasional bukan kali ini saja. Selain Ali dan Reza, ada Dr dr Khairunnisa Berawi, akademisi dan peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, serta mendiang Dr Ing Abdur Rohim Boy Berawi, M.Sc yang semasa hidup pernah menjabat Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf 2014-2019.

Kini, Ali kembali membawa nama Lampung ke pusat kebijakan nasional. Dengan pengalaman akademik, riset dan pemerintahan yang panjang, ia mendapat tugas besar menjadikan ekonomi kreatif bukan sekadar sektor pelengkap, melainkan kekuatan baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dari Lampung, jejak itu kembali berangkat ke Jakarta. Kali ini, membawa satu amanah besar, yakni mengubah kreativitas menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi Indonesia. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *