Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

2780 Atlet Ikuti Kejuaraan Renang Piala Menpora 2026, Wagub Lampung: Saya Bangga Luar Biasa

Bandarlampung (LW): Sebanyak 2.780 atlet dari 16 provinsi ambil bagian dalam Lampung Fast Swim, Kejuaraan Renang Nasional Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 yang digelar di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 10–12 Juli 2026.

Kejuaraan tersebut dibuka Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sabtu 11 Juli 2026. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Lampung Munir Abdul Haris dan Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria.

Wakil Gubernur Jihan mengaku bangga dengan tingginya antusiasme peserta yang berasal dari 117 klub renang di seluruh Indonesia.

“Saya bangga luar biasa. Tingginya antusiasme peserta membuktikan bahwa Lampung mampu untuk menjadi tuan rumah event olahraga nasional,” kata Jihan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga bersama KONI Lampung dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus melengkapi sarana olahraga, khususnya cabor renang.

“Karena renang ini salah satu cabor unggulan di Provinsi Lampung yang menyumbangkan banyak sekali medali, sehingga kami juga perlu meningkatkan perhatian kepada para atlet dan juga sarananya,” katanya lagi.

Ketua Panitia Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026, Yudha Al Hadjid, mengatakan kejuaraan tahun ini diikuti 2.780 atlet dari 16 provinsi.

Ia menjelaskan, peserta datang dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan dan Jawa Timur. Sementara kontingen terbanyak berasal dari Lampung selaku tuan rumah dan Sumatera Selatan.

“Dari 16 Provinsi, peserta paling jauh dari Kalimantan dan Jawa Timur juga ada Pasuruan. Sementara yang terbanyak adalah memang tuan rumah dari Lampung dan Sumatera Selatan,” jelas Yudha.

Yudha mengatakan, kejuaraan mempertandingkan dua kategori, yakni Champion dan Fun Swimming. Kategori Champion diperuntukkan bagi atlet kompetitif dengan nomor-nomor resmi yang biasa dipertandingkan pada ajang nasional seperti PON. Sedangkan kategori Fun Swimming ditujukan bagi atlet usia dini mulai kelompok umur lima tahun ke atas.

Meski diikuti ribuan peserta, panitia tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan selama perlombaan berlangsung.

“Ke depannya kita akan ada lagi beberapa kegiatan, Insya Allah. Tapi kita akan lihat dulu perkembangannya dan tentunya perlu evaluasi juga dari kegiatan kali ini,” sambung Yudha yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Lampung Riagus Ria berharap kejuaraan tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet renang berprestasi yang dapat mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Harapannya untuk terus ditingkatkan, terutama yang berprestasi, terus kemudian atletnya untuk terus dibina, dengan pembinaan yang serius, sehingga nanti ada atlet andalan yang muncul dari kejuaraan-kejuaraan ini,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *