Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Tamanuri Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Masyarakat Abung Tengah

Lampung Utara (LW): Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem yang juga anggota MPR RI, Drs. H. Tamanuri, MM menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika), di Balai Desa Subik Kecamatan abung Tengah Lampung Utara, Jumat (12/03).

Tamanuri mengatakan, Karang Taruna yang saat ini hadir merupakan generasi muda ujung tombak perwujudan nilai-nilai dari Pancasila yaitu Generasi Muda Karang Taruna mampu menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  “Silaturahmi sekaligus memberikan semangat dalam situasi pandemi Covid-19 agar terus melakukan pengabdian kepada masyarakat, walaupun dalam kekurangan dan halangan yang dihadapinya,” katanya.

Lebih lanjut Tamanuri mengatakan, dalam kondisi adanya situasi pandemi Covid-19 ini banyak sekali masukan yang didapati dari masyarakat desa yang ada di Kabupaten Lampung Utara untuk dibawa kadalam rapat di DPR RI nanti. “Hari ini banyak masukan yang disampaikam adik-adik  Karang Taruna dan perwakilan ibu-ibu penggerak Posyandu Desa Subik  yang menjadi masukan bagi saya saat rapat kerja di DPR RI nanti,” terangnya.

Selain itu, menurut Tamanuri, 4 Pilar Kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada seluruh generasi bangsa Indonesia, menurut dia, agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kokoh, serta masyarakat bisa memahami dan melaksanakan Pancasila, juga secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi penting karena ada tanggungjawab kita bersama untuk membentengi para remaja kita dengan nilai-nilai Pancasila yang diwariskan oleh para pendiri bangsa,” kata Tamanuri yang merupakan wakil rakyat dari Dapil 2 Lampung.

Untuk itulah, Tamanuri merasa perlu mengajak masyarakat untuk membentengi para remaja dengan menanamkan nilai-nilai luhur bangsa dalam bentuk sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang mencakup: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Dengan kegiatan ini diharapkan persatuan Bangsa Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan jaman, serta teta terjaganya rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa. Menurut Tamanuri, MPR sebagai lembaga tertinggi negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI tahun 1945.

Salah satunya dengan terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI, yang meliputi Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai harga mati persatuan bangsa.
Tamanuri merasa generasi muda pasca reformasi perlu terus menerus diberikan pemahaman tentang Empat Pilar Kebangsaan, sehingga untuk menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh dalam berbangsa dan bernegara menuju cita-cita proklamasi.  Kebebasan berpendapat memang menandai lahirnya era reformasi, tapi seringkali kebebasan tersebut dimaknai bebas tanpa batas. Kesalahan pemahaman tersebut menyebabkan kendurnya nilai-nilai agama dan nilai-nilai keakraban sosial.

“Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini nantinya diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat,” tandas anggota Komisi V DPR RI ini. (*/LW)