Lampung Tengah (LW): Kondisi jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer yang menghubungkan Dusun 1 hingga Dusun 3 di Kampung Lingga Pura, Kecamatan Selagai Lingga, menjadi sorotan utama dalam reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi, Rabu (4/3).
Reses yang dihadiri Kepala Kampung Lingga Pura, Sahrul SH, itu berlangsung penuh aspirasi. Warga menyampaikan langsung keluhan mereka, terutama soal infrastruktur yang dinilai sudah mendesak untuk segera diperbaiki.
Jalan kabupaten tersebut disebut warga dalam kondisi sangat memprihatinkan. Selain menghambat mobilitas, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Warga meminta perbaikan segera sebelum kondisi semakin parah.
Tak hanya itu, jalan lingkungan di RT 18 dan RT 19 sepanjang kurang lebih 500 meter juga diusulkan untuk dibangun karena hingga kini belum tersentuh pembangunan.

Masalah kebutuhan dasar lainnya turut mengemuka. Warga Dusun 6 mengajukan permohonan bantuan sumur bor untuk kebutuhan masjid dan masyarakat sekitar karena hingga saat ini fasilitas air bersih belum tersedia memadai.
Persoalan penerangan jalan pun menjadi perhatian serius. Sedikitnya 15 titik lampu jalan diminta warga untuk dipasang guna meningkatkan keamanan lingkungan, terutama pada malam hari.
Sementara itu, warga RT 36 mengusulkan pembangunan drainase sepanjang kurang lebih 200 meter. Saluran air dinilai mendesak karena air hujan mulai mengikis badan jalan dan berpotensi memperparah kerusakan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa seluruh usulan akan dikawal agar masuk dalam prioritas pembangunan provinsi.
“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini adalah kebutuhan nyata. Infrastruktur dan fasilitas dasar tidak bisa ditunda-tunda. Ini akan kami perjuangkan,” tegasnya. (LW)











