Bandarlampung (LW): Arus individualisme, intoleransi, hingga lunturnya rasa persatuan menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Kondisi itu mendorong Anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Bandarlampung, Fauzi Heri, turun langsung menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Waydadi Baru, Sukarame, Bandarlampung, Jumat (29/5) sore.
Kegiatan yang diikuti para mahasiswa dan warga sekitar itu menjadi ruang penguatan nilai kebangsaan di tengah derasnya pengaruh media sosial dan perubahan sosial yang dinilai mulai mengikis semangat gotong royong serta kepedulian antarsesama.
Dalam pemaparannya, Anggota Komisi II DPRD Lampung Fraksi Gerindra Fauzi Heri menegaskan Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol atau hafalan seremonial semata. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai generasi muda hafal sila-sila Pancasila, tapi kehilangan rasa toleransi, kepedulian, dan persatuan. Pancasila harus hidup dalam perilaku,” tegasnya.
Narasumber kegiatan, Wahyunita Sari, juga menyoroti pentingnya pengamalan empat pilar kebangsaan sebagai benteng menghadapi ancaman perpecahan sosial.
Ia menilai tantangan bangsa saat ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga mulai memudarnya karakter kebangsaan di tengah masyarakat. Karena itu, mahasiswa diminta menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila jangan berhenti di ruang kelas dan hafalan. Nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, hingga membangun kepedulian sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti maraknya ujaran kebencian, polarisasi di media sosial, hingga minimnya pemahaman generasi muda terhadap wawasan kebangsaan.
Menurutnya, semangat nasionalisme dan pengamalan nilai Pancasila harus terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya kalangan muda, agar tidak mudah terpecah oleh provokasi maupun paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.
“Negara ini kuat karena ada Pancasila. Untuk itu, sebagai warga Indonesia sudah sewajibnya kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (LW)











