Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

“Anak Butuh Makanan, Bukan Uang”, Pekerja MBG Tolak Skema Tunai

Bandarlampung (LW): Aksi damai Aliansi Masyarakat Lampung Dukung Makan Bergizi Gratis (AMAL MBG) di Tugu Adipura, Senin (22/6), menghadirkan berbagai suara dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya datang dari seorang pekerja MBG yang bertugas sebagai tukang masak.

Di hadapan peserta aksi, ia menegaskan ketidaksetujuannya terhadap wacana pengalihan program menjadi bantuan uang tunai. Menurutnya, pemberian makanan secara langsung jauh lebih tepat sasaran dibandingkan bantuan dalam bentuk uang.

“Kalau diuangkan, saya tidak setuju. Nanti malah dipakai untuk judi online atau kebutuhan lain. Yang dibutuhkan anak-anak adalah makanan bergizi, bukan uang tunai,” tegasnya, dalam orasi.

Ia juga meminta pemerintah tidak menghentikan Program MBG hanya karena adanya dugaan penyimpangan anggaran oleh oknum tertentu. Menurutnya, yang harus ditindak adalah pelaku korupsi, bukan program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tangkap koruptor MBG-nya. Jangan programnya yang dihentikan. Banyak anak-anak, ibu hamil, lansia, dan pekerja yang bergantung pada program ini,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan dari peserta aksi yang berulang kali meneriakkan tuntutan agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi tanpa mengorbankan keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis.

Bagi para pekerja di lapangan, MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan tenaga kerja yang terlibat dalam proses penyediaan dan distribusi makanan.

Aksi AMAL MBG sendiri digelar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program sekaligus dorongan agar tata kelola MBG diperbaiki melalui pengawasan yang lebih ketat, transparansi anggaran, dan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyimpangan. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *