Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Dewan Molor “Dipager” BK

Bandarlampung (LW): Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bandar Lampung langsung menyikapi viralnya video Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Golkar, Indra Feriza, yang tertidur saat Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Rabu (17/6).

Ketua BK DPRD Kota Bandar Lampung, Yuhadi, menegaskan pihaknya akan segera mempelajari dan menindaklanjuti peristiwa tersebut. Menurutnya, BK tidak bisa menutup mata terhadap persoalan yang telah menjadi perhatian publik.

“Karena sudah viral di media online, saudara IF dari Fraksi Golkar, tentunya BK dalam seminggu ini akan menentukan sikap terkait hal-hal yang akan diambil,” kata Yuhadi usai rapat paripurna.

Meski demikian, Yuhadi menegaskan BK tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum mengambil keputusan. Pihaknya akan terlebih dahulu meminta klarifikasi dari Indra Feriza terkait penyebab dirinya tertidur saat sidang berlangsung.

“Kita akan pelajari terkait tertidurnya anggota dewan saat paripurna. Tapi tetap asas praduga tak bersalah kita kedepankan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, BK akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Nanti akan kita panggil. Kenapa dia tertidur saat rapat, apakah karena kelelahan atau faktor lain. Beliau juga kan memiliki usaha UMKM,” jelas Yuhadi.

Ia menambahkan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran kode etik, BK memiliki kewenangan memberikan rekomendasi sanksi kepada pimpinan DPRD.

“BK nanti bisa memberikan sanksi kalau memang ada kelalaian dari yang bersangkutan. Kami memeriksa, mengadili, kemudian memutuskan. Hasilnya nanti akan kami rekomendasikan kepada pimpinan DPRD,” tegasnya.

Sorotan terhadap Indra Feriza muncul setelah dirinya terekam tertidur saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-344 Kota Bandar Lampung.

Video dan foto yang beredar luas di media sosial memicu beragam tanggapan publik, mengingat rapat tersebut merupakan agenda resmi yang dihadiri unsur pimpinan daerah dan para pejabat penting.

Menanggapi hal itu, Indra Feriza mengakui dirinya memang sempat terlelap. Ia menyebut kejadian tersebut terjadi tanpa disengaja karena kondisi tubuh yang sedang kelelahan.

“Ketidaksengajaan, kondisi tubuh sedang lelah,” kata Indra.

Indra yang juga menjabat Ketua HIPMI Kota Bandar Lampung menegaskan siap mengikuti seluruh mekanisme dan aturan yang berlaku apabila BK DPRD memproses persoalan tersebut.

“Saya serahkan sepenuhnya kepada Badan Kehormatan dan siap mengikuti aturan yang ada. Tadi kelelahan saja,” ujarnya.

Dalam rapat paripurna peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung itu, sebanyak 44 anggota DPRD tercatat hadir. Sementara sejumlah kursi yang kosong diketahui telah mengajukan izin resmi karena alasan keluarga maupun tugas kedinasan di luar daerah. (*/LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *