Bandarlampung (LW): Petahana Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, resmi mengembalikan berkas pencalonan sebagai bakal calon Ketua DPD Demokrat Lampung pada Musyawarah Daerah (Musda) VI Demokrat Lampung, Jumat (19/6).
Kehadiran Edy di Sekretariat Panitia Musda tak sekadar menyerahkan berkas administrasi. Di hadapan panitia dan kader yang hadir, ia memilih menyampaikan pesan politiknya melalui sebuah puisi berjudul “Bisikan”.
Dengan penuh penghayatan, Edy membacakan bait demi bait puisi yang bercerita tentang kehilangan orang-orang tercinta dalam hidupnya. Ia mengenang sosok kedua orang tua hingga sang istri yang telah lebih dulu berpulang. Bagi Edy, berbagai kehilangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup yang membentuk keteguhan dan semangat pengabdiannya hingga hari ini.
Suasana seketika berubah hening saat puisi itu dibacakan. Puisi “Bisikan” menjadi refleksi perjalanan pribadi sekaligus filosofi yang melatarbelakangi keputusannya kembali maju memimpin Demokrat Lampung untuk periode kedua.
“Perjalanan hidup mengajarkan saya untuk tetap berdiri, tetap melangkah, dan terus mengabdi,” ujar Edy.
Maju sebagai petahana, Edy mengaku masih memiliki tanggung jawab besar untuk menyelesaikan berbagai agenda konsolidasi partai yang telah dirintis selama empat tahun terakhir. Ia juga memastikan dukungan yang menjadi syarat pencalonan telah terpenuhi.
Menghadapi Pemilu 2029, Edy memasang target yang cukup ambisius. Ia menargetkan Demokrat mampu meraih sedikitnya 75 kursi DPRD kabupaten dan kota di 15 daerah se-Lampung. Daerah-daerah yang saat ini belum memiliki keterwakilan kader Demokrat juga menjadi perhatian khusus untuk diisi pada pemilu mendatang.
Selain itu, Demokrat Lampung ditargetkan meraih 12 kursi DPRD Provinsi Lampung agar dapat kembali menempatkan kadernya sebagai unsur pimpinan DPRD.
“Kita ingin Demokrat semakin kuat. Target kita minimal 12 kursi di DPRD Provinsi dan bisa menjadi pimpinan DPRD. Di kabupaten dan kota targetnya 75 kursi,” tegasnya.
Edy juga secara terbuka mengakui hasil Pemilu Legislatif sebelumnya belum sesuai harapan. Menurutnya, kondisi politik nasional saat itu memberikan dampak yang cukup besar terhadap perolehan suara Demokrat di berbagai daerah, termasuk Lampung.
“Kita akui belum mencapai target. Itu bagian dari dinamika dan musibah politik nasional yang saat itu terjadi,” katanya.
Ke depan, salah satu fokus utama yang akan diperkuat adalah regenerasi partai. Edy menilai Demokrat harus mampu menjadi rumah besar bagi generasi muda dan perempuan yang ingin terlibat dalam dunia politik.
Menurutnya, sayap-sayap partai yang selama ini telah berjalan perlu diperkuat dan diberikan ruang yang lebih luas untuk melahirkan kader-kader baru.
“Saya selalu mengusulkan agar sayap kepemudaan dan perempuan diperkuat. Mereka harus menjadi kekuatan utama partai ke depan. Demokrat harus menjadi rumah yang nyaman bagi anak muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda Demokrat Lampung, Amaluddin, didampingi Ketua Organizing Committee (OC) Hanifal, menyatakan berkas pencalonan yang diserahkan Edy Irawan Arief telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia.
“Berkas sudah kami periksa dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya tinggal mengikuti tahapan yang telah dijadwalkan panitia Musda,” kata Amaluddin. (LW)











