Bandarlampung (LW): Belum lama mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, S.E., M.H., langsung turun memetakan kondisi internal. Ia ingin memastikan setiap bidang dan panti di bawah naungan Dinas Sosial memiliki persoalan, kebutuhan, dan potensi yang terpetakan dengan jelas sebelum program kerja ke depan disusun.
Langkah itu dilakukan Rudy saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para kepala bidang dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Lampung, Jumat (11/9).
Rudy mengatakan, mapping menjadi langkah awal untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi masing-masing bidang dan panti. Masukan dari jajaran UPT dan bidang juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah penguatan Dinas Sosial.
“Rapat koordinasi kita hari ini adalah mengawali tugas saya di beberapa hari pertama saya bekerja. Saya melakukan mapping terhadap kondisi bidang-bidang dan panti-panti yang ada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Lampung, supaya saya bisa mengetahui secara langsung apa yang menjadi masukan dari teman-teman yang ada di UPT dan bidang-bidang untuk kita ke depannya mempersiapkan program-program meningkatkan kapasitas, baik secara kelembagaan maupun secara SDM,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, hasil pemetaan tersebut akan menjadi salah satu pijakan dalam menyusun langkah strategis Dinas Sosial ke depan. Penguatan tidak hanya diarahkan pada aspek kelembagaan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang menjadi ujung tombak pelayanan sosial.
Namun, Rudy menegaskan bahwa langkah awal tersebut bukan berarti mengesampingkan program yang sudah berjalan. Ia memastikan berbagai program yang telah dirintis kepala dinas sebelumnya, Aswarodi, tetap dilanjutkan dan ditingkatkan sesuai kebutuhan.
“Pertama saya akan melanjutkan program-program yang sudah dirintis oleh Bapak Aswarodi. Yang perlu kita tingkatkan, kita tingkatkan. Dan ada beberapa yang baru yang akan kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas tata kelola di Dinas Sosial maupun di panti-panti asuhan di bawah Dinas Sosial Provinsi Lampung,” jelasnya.
Menurutnya, kesinambungan program penting agar perubahan kepemimpinan tidak mengganggu pelayanan sosial yang telah berjalan. Pada saat yang sama, evaluasi dan pembenahan tetap diperlukan untuk memastikan program benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Rudy berharap penguatan kapasitas kelembagaan dan SDM dapat bermuara pada perbaikan tata kelola serta peningkatan kualitas pelayanan sosial di seluruh lingkungan Dinas Sosial Provinsi Lampung.
“Yang kita harapkan tentu tata kelola semakin baik dan pelayanan sosial kepada masyarakat juga semakin optimal,” ujarnya. (*)











