Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

KUA PPAS 2022, ini Catatan Fraksi NasDem


Bandarlampung (LW): Fraksi NasDem DPRD Lampung memberikan beberapa catatan dalam Kebijakan Umum Belanja Daerah Provinsi Lampung pada Raperda APBD Tahun Anggaran 2022.

“Dari Segi Belanja Daerah, Fraksi NasDem mengharapkan APBD Tahun 2022 ini
betul – betul dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan kesehatan, khususnya untuk mendukung Pengendalian penyebaran Covid- 19 maupun penanganan pasien Covid- 19, untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 gelombang ke 3,” ucap Ketua Fraksi NasDem Lampung Siti Rahma.

Pihaknya juga berharap agar APBD 2022 ini bisa mengurangi kendala yang dihadapi masyarakat terutama dengan mengoptimalkan peran dan pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit rujukan.

Terkait dengan fokus anggaran untuk pemulihan ekonomi, tambah dia, Fraksi NasDem meminta kepada Dinas instansi terkait untuk segera dapat mengambil langkah-langkah dalam rangka penangganan pasca covid-19 di bidang ekonomi seperti membuka lapangan kerja baru sehingga dapat mengurangi pengangguran serta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baik yang formal maupun informal dalam program di APBD Tahun Anggaran 2022.

Selain itu, lanjut Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini, Fraksi Partai NasDem meminta adanya upaya yang serius dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas pada Anggaran Belanja Daerah Pemerintah Provinsi Lampung.

“Untuk itu, Fraksi NasDem memberikan beberapa catatan, seperti misalnya Prioritas pembangunan kepada ketersediaan dan perbaikan infrastruktur berupa sarana dan prasarana, transportasi, kesehatan, dan pendidikan. Menciptakan strategi tepat guna dalam menemukan formula kegiatan dan usaha untuk meningkatkan Pendapatan Daerah, baik dari pajak / restribusi, perdagangan, jasa, devisa dan lainnya melalui sinkronisasi dengan target dan strategi Kabupaten/ Kota,” jelasnya.

“Terus mengupayakan kerjasama dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat
maupun Pemerintahan Negara lain yang berkenan berinvestasi di Provinsi Lampung guna mendukung keseimbangan keuangan yang ada. Serta memberikan support untuk peningkatan pada sektor Pertanian sehingga terwujudnya pertanian berjaya untuk Provinsi Lampung berjaya,” pungkasnya. (LW)