
Bandarlampung (LW): Jalan rusak di Jl RE. Martadinata Keteguhan, Bandar Lampung yang menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir akhirnya diperbaiki.
Seperti diberitakan sebelumnya, jalan tersebut sering rusak karena merupakan tempat genangan air, dan jalan ini juga sudah beberapa kali mengalami perbaikan namun kembali rusak.
Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) membenarkan faktor utama penyebab jalan tersebut terus mengalami kerusakan memang dikarenakan seringnya air yang menggenang di jalan itu.
“Kami sudah membuat siring buatan agar air bisa mengalir ke tempat pembuangan dan tidak menggenang di jalan ini,” kata Joni yang mengaku dari Dinas BMBK, belum lama ini.
“Tetapi ada saja pihak yang tidak bertanggung jawab menutup galian yang kami buat, itu selalu terjadi setiap kami gali,” tambahnya.
Sebelumnya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Nurul Ikhwan menanggapi berita yang beredar mengenai jalan tersebut yang belum genap sebulan diperbaiki sudah rusak kembali.
“Jangan hanya sekedar diperbaiki, harus dicari solusi agar jalan tersebut tahan lama, sama saja bohong, kalau diperbaiki sebulan sudah rusak,” tegasnya, belum lama ini.
Tak hanya Nurul Ikhwan, Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung Kostiana juga soroti jalan rusak di Keteguhan. Dia menyebut BMBK harus bertanggung jawab.
“Kami sangat menyayangkan perbaikan jalan tersebut hanya bertahan sebentar. Apakah dikerjakan asal asalan tanpa pengawasan atau seperti apa? Dinas terkait (BMBK) harus bertanggung jawab,” ucapnya, Minggu (19/12).
Jalan yang menjadi sorotan beberapa anggota dewan ini sudah selesai diperbaiki, namun BMBK sendiri tidak menjamin jalan tersebut tidak rusak lagi apabila ada pihak yang iseng (jahil) menutup galian jalur air yang mereka buat.
“Bukannya kami tidak mau jalan ini bertahan dalam waktu panjang, tetapi kalau siring buatan yang kami buat ditutup lagi kami tidak bisa menjamin,” kata Joni.
“Perbaikan jalan tidak kami kerjakan asal asalan, perbaikan juga dalam pengawasan, jadi tolong kepada masyarakat agar tidak mengganggu kerjaan kami,” tambahnya. (Dandi)











