Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Tiga Tokoh Berebut Kursi Ketua KONI Lampung

Bandarlampung (LW): Bursa pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Lampung periode 2025–2029 makin menarik. Hingga penutupan masa pengambilan formulir pada Kamis (12/06) pukul 16.00 WIB, tiga nama besar resmi mengambil formulir pencalonan. Ini menandai potensi pertarungan panas dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) mendatang.

Ketiganya adalah H. Hanafiah Hamidi, SH (Tokoh senior olahraga dan mantan pengurus tinju Lampung), H. Faishol Djausal (Ketua Pengprov IPSI Lampung) dan Ir. H. Taufik Hidayat (Mantan Kadis PU Provinsi Lampung.

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Lampung menyebutkan bahwa proses pengambilan formulir yang dimulai sejak Selasa (10/06) menunjukkan antusiasme tinggi dari tokoh olahraga dan publik, sekaligus mencerminkan harapan besar pada KONI Lampung ke depan.

“Ini bukti bahwa masyarakat olahraga serius menginginkan perubahan dan kemajuan. Kami berharap proses selanjutnya tetap transparan dan demokratis,” ujar perwakilan TPP.

Majunya Hanafiah Hamidi pada hari pertama membuka pendaftaran, menunjukkan keyakinan kuat dari tokoh berpengalaman itu untuk kembali mendorong prestasi olahraga Lampung. Pengambilan formulir dilakukan langsung di Sekretariat KONI Lampung, Gedung Sumpah Pemuda, Way Halim.

Di hari kedua, giliran Faishol Djausal yang mendaftar lewat tim Liaison Officer (LO). Menurut Ketua LO-nya, Riagus Ria, pendaftaran dilakukan di hari Rabu Wage karena diyakini sebagai hari yang baik dan penuh harapan.

“Ini bukan hanya soal mendaftar. Ini penegasan bahwa Faishol Djausal serius ingin memajukan olahraga Lampung secara konkret,” katanya.

Sementara itu, Ir. Taufik Hidayat, tokoh birokrat yang punya rekam jejak panjang di pemerintahan Lampung, menjadi kejutan dalam peta bursa calon. Dengan latar belakang teknokrat dan kepemimpinan di sektor publik, ia dinilai punya basis kuat untuk membangun sinergi antara olahraga dan pembangunan daerah.

Diketahui, setelah pengambilan formulir, para bakal calon diwajibkan untuk melengkapi dan menyerahkan seluruh dokumen persyaratan administratif. TPP menegaskan bahwa setiap tahapan akan dijalankan secara profesional, terbuka, dan sesuai aturan organisasi.

Munculnya tiga tokoh besar ini menjadikan pemilihan Ketua KONI Lampung bakal berlangsung dinamis, kompetitif, dan menjadi sorotan dunia olahraga daerah. Siapa yang akan mampu mengonsolidasikan kekuatan dan memimpin KONI menuju kejayaan baru?

Musprovlub KONI Lampung tinggal menghitung hari. Arena sudah dibuka, kompetisi dimulai. (*)