Lampung Tengah (LW): Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, kembali menegaskan pentingnya penguatan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sebagai benteng moral bangsa di tengah tantangan sosial dan gempuran arus globalisasi.
Hal itu disampaikan Dewi Nadi dalam kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Balai Banjar Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, Sabtu (17/1).
Ni Ketut Dewi Nadi menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafal, tetapi harus dihidupkan dalam sikap, perilaku, serta praktik kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun bernegara.
“Pancasila adalah kompas moral bangsa. Di tengah perubahan zaman dan derasnya informasi, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan agar persatuan tetap terjaga dan kebhinekaan tidak tergerus,” ujar anggota Komisi IV DPRD Lampung itu.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Plt Bupat Lampung Tengah I Komang Koheri, SE., M.Sos, dan Ni Made Winarti, SE, yang mengupas secara mendalam implementasi nilai-nilai Pancasila serta urgensi wawasan kebangsaan dalam menjaga harmoni sosial.
I Komang Koheri menyoroti tantangan ideologis yang dihadapi bangsa saat ini, mulai dari lunturnya rasa nasionalisme hingga menguatnya sikap individualisme. Menurutnya, pembinaan ideologi Pancasila menjadi kunci untuk memperkokoh ketahanan sosial dan persatuan nasional.
Sementara itu, Ni Made Winarti menekankan pentingnya peran keluarga dan komunitas adat sebagai ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Ia menyebut, penguatan karakter berbasis Pancasila harus dimulai dari lingkungan terdekat.
Peserta sosialisasi tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut. Dialog dan diskusi berjalan dinamis, mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Dewi Nadi berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata demi terciptanya masyarakat Lampung Tengah yang rukun, toleran, dan berdaya saing. (LW)











