Bandarlampung (LW): Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menegaskan peringatan Hari Kartini 21 April 2026 dijalankan secara disiplin dengan dua fokus utama, pendidikan dan ketahanan pangan.
Di momentum ini, PDIP Lampung menggelar tumpengan serta pendidikan politik yang menyasar kader, mahasiswi, dan masyarakat luas, yang bertujuan untuk menguatkan kesadaran bahwa akses pendidikan berkualitas adalah kunci memutus rantai kemiskinan.
“Kami tekankan kembali, partai harus hadir penuh mendukung pendidikan anak-anak di Lampung dan Indonesia. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Winarti, Selasa (21/4).
Sebagai aksi nyata, lanjut Winarti, DPD PDIP Lampung juga menyerahkan secara simbolis 500 buku tulis kepada siswa. Program ini dipastikan berlanjut dan menjangkau 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Ini bukti kepedulian kami (partai). Pendidikan bukan sekadar wacana, harus ada langkah nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Winarti mengungkapkan, pihaknya juga menggerakkan kembali agenda ketahanan pangan berbasis keluarga. Mengacu pada instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kader dan masyarakat diajak menanam tanaman pendamping beras seperti jagung, sukun, dan ubi jalar.

Gerakan ini bukan hal baru. Saat pandemi COVID-19, langkah serupa terbukti menjadi bantalan ekonomi masyarakat. Kini, di tengah tekanan ekonomi global, termasuk dampak konflik Timur Tengah, program tersebut kembali digencarkan.
“Tadi pagi kami tanam jagung, sukun, dan ubi jalar. Ini simbol sekaligus gerakan. Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah, dari keluarga,” kata Winarti.
Menurutnya, Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun tanpa kesadaran dan gerakan kolektif, potensi itu tak akan maksimal. Karena itu, semangat gotong royong terus didorong melalui aksi nyata di lingkungan rumah dan kebun.
“Ketahanan pangan keluarga adalah benteng utama ekonomi. Kalau ini kuat, maka daerah dan negara juga akan kuat,” tandasnya.
Winarti berharap, semangat Kartini tahun ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjelma menjadi gerakan berkelanjutan, agar dapat mencerdaskan generasi sekaligus menguatkan kemandirian pangan masyarakat.
Diketahui, peringatan hari kartini di DPD PDI Perjuangan Lampung dihadiri para elit dan srikandi DPD, DPC, Fraksi maupun Pengurus harian. (LW)











