Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Reses Ni Ketut Dewi Nadi di Bulusari: Ketika Jalan, Air dan Ekonomi Jadi Suara Warga

Lampung Tengah (LW): Di tengah kebutuhan pembangunan yang masih membentang dari kampung ke kampung, warga dua kecamatan di Lampung Tengah memilih menyampaikan persoalan yang paling dekat dengan kehidupan mereka. Mulai dari kebutuhan air bersih, jalan lingkungan, penerangan, hingga penguatan ekonomi melalui bantuan peternakan, seluruhnya disampaikan dalam reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil 7, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., di Kampung Bulusari, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Jumat (21/8).

Reses tahap keenam di titik terakhir tersebut digelar di halaman Balai Kampung Bulusari dan dihadiri ibu-ibu PKK, masyarakat dari Kecamatan Bumi Ratu Nuban dan Trimurjo, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta Kepala Kampung Bulusari.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada wakil mereka di DPRD Provinsi Lampung. Aspirasi yang muncul pun bukan sekadar daftar pembangunan fisik, melainkan menyentuh kebutuhan dasar dan aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Salah satu aspirasi yang paling menonjol adalah kebutuhan sumur bor di Kampung Bulusari. Ketersediaan sumber air menjadi persoalan penting, terutama ketika musim kemarau membuat sebagian masyarakat harus menghadapi keterbatasan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan fasilitas sumur bor yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain air bersih, warga juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan lingkungan sepanjang sekitar 500 meter yang membutuhkan perbaikan. Jalan tersebut menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bagi warga, jalan lingkungan bukan sekadar akses penghubung antarrumah. Kondisi jalan turut menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, akses menuju fasilitas umum, serta mobilitas masyarakat.

Aspirasi berikutnya menyangkut kebutuhan lampu penerangan jalan. Warga menginginkan adanya lampu jalan di sejumlah titik untuk meningkatkan penerangan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat ketika beraktivitas pada malam hari.

Dalam bidang pemerintahan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi renovasi Kantor Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Perbaikan fasilitas kantor dinilai penting untuk menunjang pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Tak hanya infrastruktur, masyarakat juga menitipkan aspirasi yang menyentuh langsung sektor ekonomi. Bantuan ternak berupa ayam petelur dan kambing diusulkan sebagai salah satu upaya membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengembangkan usaha peternakan di tingkat kampung.

Aspirasi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik. Warga juga membutuhkan dukungan pemerintah untuk membuka dan memperkuat sumber-sumber ekonomi produktif.

Ni Ketut Dewi Nadi menampung seluruh aspirasi tersebut sebagai bagian dari bahan perjuangan di DPRD Provinsi Lampung. Setiap usulan akan menjadi catatan untuk disampaikan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.

Reses menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan pembangunan tidak berhenti di ruang rapat, tetapi berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Dari halaman Balai Kampung Bulusari, suara masyarakat Bumi Ratu Nuban dan Trimurjo kembali ditegaskan: mereka membutuhkan akses air yang layak, jalan yang nyaman, lingkungan yang terang, fasilitas pemerintahan yang memadai, sekaligus dukungan ekonomi agar masyarakat semakin mandiri. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *