Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Tarif Tol Dinilai Mencekik, Dewan Sebut Tak Sebanding Fasilitas

Bandarlampung (LW): Kenaikan tarif Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (BTB) kembali menuai kritik. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Lampung Utara–Way Kanan Sahdana menilai tarif yang berlaku saat ini terlalu membebani masyarakat dan tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia di ruas tol.

Ia mengungkapkan, keluhan tersebut banyak disampaikan warga di Dapil V yang rutin menggunakan jalan tol untuk aktivitas ekonomi maupun perjalanan antardaerah. Menurutnya, tarif yang tinggi justru berpotensi membuat masyarakat kembali memilih jalan nasional sehingga volume kendaraan di jalan tol terus menurun.

“Dampaknya sangat dirasakan masyarakat pengguna tol, terutama warga di Lampung Utara dan Way Kanan. Harapan kami pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR bersama pengelola jalan tol segera merespons dengan menurunkan tarif agar lebih terjangkau,” ujar Sahdana, Rabu (8/7).

Menurutnya, penyesuaian tarif ke angka yang lebih rasional tidak akan merugikan badan usaha jalan tol. Justru sebaliknya, tarif yang lebih murah diyakini mampu meningkatkan jumlah kendaraan yang melintas sehingga pendapatan pengelola tetap terjaga.

“Kalau tarifnya lebih terjangkau, pengguna akan semakin banyak. Itu tentu lebih baik dibanding tarif tinggi tetapi volume kendaraan terus menurun,” katanya.

Selain persoalan tarif, legislator PDI Perjuangan itu juga menyoroti kualitas layanan di sepanjang ruas tol yang dinilai belum layak menjadi alasan kenaikan tarif. Ia menyebut sejumlah fasilitas, terutama rest area, masih belum memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan.

“Kenaikan tarif ini tidak berimbang dengan fasilitas yang tersedia. Rest area di beberapa titik masih belum maksimal, sehingga masyarakat merasa tarif yang dibayar tidak sebanding dengan pelayanan yang diterima,” tegasnya.

Ia meminta Kementerian PUPR bersama badan usaha pengelola jalan tol segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tarif sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan bagi pengguna.

Tak hanya itu, ia juga berharap Gubernur Lampung ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat agar kebijakan tarif tol dapat ditinjau kembali.

“Kami berharap Pak Gubernur turut menyampaikan aspirasi masyarakat Lampung kepada pemerintah pusat. Kasihan masyarakat pengguna tol yang setiap hari harus menanggung beban biaya perjalanan yang semakin tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan, desakan tersebut merupakan aspirasi langsung masyarakat di Dapil V yang menginginkan tarif tol lebih terjangkau serta pelayanan yang lebih baik agar keberadaan jalan tol benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha di Lampung. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *