Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Tapir Masuk Permukiman, Ketua DPRD Lampung Minta OPD Perkuat Edukasi Warga

Bandarlampung (LW): Munculnya tapir di kawasan permukiman kembali menjadi perhatian pemerintah. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, meminta organisasi perangkat daerah (OPD) bersama pemerintah kabupaten lebih proaktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan satwa liar yang dilindungi.

Menurut Giri, kemunculan satwa liar seperti tapir, gajah, hingga harimau merupakan fenomena yang sulit diprediksi. Kondisi tersebut terjadi karena habitat satwa semakin menyempit sehingga berpotensi meningkatkan konflik antara manusia dan satwa.

“Tapir keluar itu sama seperti gajah atau harimau yang keluar habitatnya. Kejadian seperti ini memang tidak bisa diprediksi masyarakat,” ujar Giri (7/7).

Ia menegaskan, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi di Lampung. Karena itu, pemerintah daerah diminta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar memahami cara menghadapi satwa liar tanpa membahayakan keselamatan maupun mengancam kelestarian satwa tersebut.

“Kami minta teman-teman OPD bersama pemerintah kabupaten dan kota lebih proaktif melakukan sosialisasi. Masyarakat harus tahu bahwa satwa-satwa ini merupakan hewan yang dilindungi negara. Ekosistem mereka juga semakin minim, sehingga kita harus bersama-sama mencegah konflik manusia dan satwa kembali terulang,” katanya.

Terkait kemungkinan pembentukan regulasi baru mengenai perlindungan satwa seperti tapir maupun harimau, Giri menilai aturan tersebut sejatinya telah tersedia dalam regulasi yang berlaku.

“Regulasinya sudah ada. Satwa-satwa yang dilindungi negara itu sudah diatur, tinggal bagaimana implementasi dan pengawasannya di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi langkah Pemerintah Kabupaten Mesuji yang membuka informasi atau imbauan kepada masyarakat apabila menemukan tapir agar segera melapor kepada pemerintah, Giri menyatakan DPRD mendukung setiap kebijakan yang bertujuan melindungi masyarakat sekaligus menyelamatkan satwa.

“Selama kebijakannya baik dan untuk kepentingan masyarakat serta perlindungan satwa, tentu DPRD mendukung penuh,” pungkasnya. (LW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *