Bandar Lampung (LW): Tren nongkrong anak muda terus berubah. Kini, yang dicari bukan hanya kopi enak, tetapi juga pengalaman yang seru. Celah itu dibaca Ruby Station dengan menghadirkan konsep yang berbeda. Resmi menggelar grand opening, Sabtu (25/7), Ruby Station membawa perpaduan cafe futuristik, PlayStation, dan billiard dalam satu tempat yang dirancang khusus untuk generasi yang haus hiburan dan konten.
Begitu masuk, pengunjung langsung disambut atmosfer modern dengan pencahayaan neon yang estetik. Hampir setiap sudutnya terasa “Instagramable”, cocok buat nongkrong, mabar, ngonten, sampai healing tipis-tipis setelah seharian beraktivitas.
Owner Ruby Station, Muhammad Fadil Siregar, mengatakan nama “Ruby” diambil dari batu merah delima yang melambangkan harapan agar usahanya terus bersinar dan menjadi salah satu destinasi nongkrong favorit di Bandar Lampung.

Menurut Fadil, konsep futuristik dipilih karena masih jarang ditemui di Bandar Lampung. Ia ingin menghadirkan tempat yang bukan sekadar menyajikan makanan dan minuman, tetapi juga memberikan pengalaman nongkrong yang berbeda.
Ruby Station mengusung konsep one stop hangout. Datang bersama teman, pengunjung bisa ngopi, makan, lanjut mabar PlayStation, atau adu skill di meja billiard tanpa harus pindah tempat. Tersedia pula pilihan ruangan reguler, VIP, hingga VVIP yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Soal harga, Ruby Station juga nggak bikin kantong “red flag”. Menu makanan, minuman, billiar maupun PS dipatok dengan harga yang bersahabat, jadi tetap aman buat mahasiswa, pelajar, maupun anak muda yang doyan nongkrong. Konsepnya boleh premium, tapi harganya tetap masuk akal.
Target utamanya memang Gen Z, generasi yang identik dengan budaya nongkrong dan mencari pengalaman baru. Namun, Ruby Station tetap terbuka untuk semua kalangan yang ingin menikmati suasana santai dengan konsep kekinian.

Salah seorang pengunjung, Kiki, mengaku sudah mengikuti Ruby Station sejak awal buka dan kembali datang saat grand opening. Menurutnya, tempat ini punya suasana nyaman, desain yang keren, makanan enak, dan harga yang masih ramah di kantong.
Di tengah menjamurnya coffee shop di Bandar Lampung, Ruby Station mencoba tampil beda. Bukan cuma menjual kopi, tetapi menawarkan pengalaman nongkrong yang lengkap—estetik buat feed, seru buat mabar, nyaman buat ngobrol, dan bikin betah berlama-lama. Jika konsisten menghadirkan inovasi, Ruby Station berpeluang menjadi salah satu tongkrongan wajib bagi anak muda di Kota Tapis Berseri. (LW)







