Bandarlampung (LW): DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung memperkuat barisan kader perempuan dengan mengirimkan dua kadernya mengikuti Training of Trainer (ToT) Perempuan Penggerak Akar Rumput di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pelatihan berskala nasional itu menjadi langkah mencetak pemimpin perempuan yang tangguh, ideologis, dan mampu menggerakkan masyarakat dari tingkat paling bawah.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung mengutus Wakil Ketua DPD Budhi Condrowati bersama Aprilliati, Senin (13/7). Kegiatan tersebut diikuti kader perempuan dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat peran perempuan sebagai ujung tombak perjuangan di tengah masyarakat. Selain memperdalam ideologi partai, peserta dibekali kemampuan kepemimpinan, pengorganisasian masyarakat, hingga strategi membangun gerakan yang mampu menjawab berbagai persoalan di tingkat akar rumput.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kader perempuan harus meneladani keteguhan ideologi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting sebagai pemimpin yang berani membela kebenaran, memperjuangkan keadilan, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat.

Senada, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menegaskan perempuan tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus tampil sebagai subjek yang menentukan arah perubahan bangsa. Semangat itu, katanya, selaras dengan ajaran Bung Karno bahwa revolusi tidak akan pernah berhasil tanpa keterlibatan perempuan.
Sementara, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Budhi Condrowati mengatakan pelatihan tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat kualitas kader perempuan di Lampung, tidak hanya dari sisi ideologi, tetapi juga kemampuan memimpin dan mengorganisasi masyarakat.
“Ilmu dan pengalaman yang kami peroleh di Sekolah Partai akan kami bawa pulang ke Lampung untuk diterapkan melalui pembinaan kader secara berjenjang. Kami ingin kader perempuan PDI Perjuangan hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar, mendampingi, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan rakyat,” ujar Budhi.
Menurut Anggota DPRD Provinsi Lampung ini, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan sehingga harus dipersiapkan menjadi pemimpin yang tangguh, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menggerakkan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan penguatan kapasitas tersebut, DPD PDI Perjuangan Lampung optimistis kader perempuan akan semakin berperan sebagai motor penggerak di tengah masyarakat, memperjuangkan aspirasi rakyat, mengawal program pemberdayaan, serta memperkokoh basis perjuangan partai dari akar rumput. Langkah ini sekaligus menjadi investasi politik jangka panjang untuk melahirkan pemimpin-pemimpin perempuan yang militan, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. (*/LW)











