Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Gelar Kundapil, Tamanuri Monitoring Perbaikan Jembatan Way Rarem

Lampung Utara (LW): Anggota Komisi V DPR-RI dari Fraksi NasDem, Drs.H. Tamanuri, MM, melakukan kunjungan kerja perseorangan ke daerah pemilihan, sekaligus meresmikan jalan tembus antar desa dari Program Infrastruktur Sarana Ekonomi Wilayah (PISEW) 2021, Sabtu (28/8) yang telah selesai dikerjakan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) Mulangmaya Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Pekerjaan tersebut merupakan pembuatan infrastruktur jalan tembus alternatif yang menghubungkan Desa Mulangmaya dan Desa Bandarputih dalam bentuk fisik rabat beton.

Pada kesempatan itu, H. Tamanuri menjelaskan program PISEW dikerjakan berbasis padatkarya. “Artinya, masyarakat berpartisipasi secara aktif dan terlibat langsung dalam pelaksanaan pekerjaan PISEW ini,” kata Tamanuri, anggota Fraksi Partai NasDem ini.

Ia pun menegaskan, Program Aspirasi yang terus berkelanjutan ini guna mengatasi problematika yang ditimbulkan dari adanya pandemi Covid-19.

“Saya berharap, hasil akhir dari pekerjaan PISEW 2021 di Kecamatan Kotabumi Selatan ini agar dijaga dan dirawat dengan bersama-sama sehingga manfaatnya dapat bertahan dalam waktu yang maksimal,” ucap Tamanuri.

Usai meresmikan pemanfaatan PISEW 2021 di lokasi tersebut, H. Tamanuri beserta rombongan melangsungkan kunjungan kerjanya dengan melihat secara langsung kondisi gorong-gorong yang berada di jalan protokol, tepatnya di jalan nasional Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Diketahui, lokasi gorong-gorong dan sekitarnya kerap dikeluhkan warga setempat karena saat musim penghujan luapan air dari aliran kali kecil yang melewati gorong-gorong menjadi sumber musibah banjir musiman yang menimpa hunian warga.

Bersama jajaran tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Ditjen Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Lampung, H. Tamanuri dan rombongan melanjutkan kunker dengan meninjau pelaksanaan pekerjaan perbaikan jembatan Way Rarem.

Infrastruktur jembatan Way Rarem yang berada di Desa Ajikagungan, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, dalam kondisi rusak berat. Hal ini berdampak pada terganggunya aktifitas kendaraan yang melintasi jalan lintas tengah Sumatera tersebut.

Meski demikian, pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Ditjend. Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Lampung, saat ini sedang dalam proses pengerjaan perbaikan jembatan dimaksud.

Pengguna jalan tidak dapat melintasi jalan lintas tengah Sumatera dengan nyaman dikarenakan sedang dalam masa penutupan sejak 23 Agustus hingga 6 September 2021 mendatang.

Kondisi jembatan yang menjadi akses utama penghubung lintas kabupaten dan provinsi ini, mendapat perhatian khusus dari anggota Komisi V DPR-RI, Drs. H. Tamanuri, MM, dengan melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi, Sabtu (28/8/202), bersama pihak BPJN Ditjend. Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Lampung.

“Keberadaan jembatan Way Rarem sangat krusial. Sebab, bukan hanya dilintasi pengguna jalan yang merupakan warga sekitar, namun juga sebagai akses utama jalan lintas tengah Sumatera yang menghubungkan antar kabupaten dan provinsi,” terang Drs. H. Tamanuri, MM didampingi anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Lampung Mardiana di lokasi.

Ia juga menegaskan, pada saatnya nanti, keberadaan jembatan Way Rarem akan kembali normal seperti sediakala.
“Ya, saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Untuk itu, kepada pengguna jalan agar ekstra bersabar serta dapat melalui jalur alternatif untuk sementara waktu,” tutur Tamanuri.

Wakil rakyat yang terpilih melalui Dapil Lampung II ini juga menyampaikan, pilihan jalur alternatif itu agar aktifitas perbaikan jembatan dapat berjalan dengan baik dan selesai sesuai dengan waktu pekerjaan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pihak BPJN Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Prov Lampung, menyampaikan, penutupan jalan jembatan Way Rarem dikarenakan sedang dalam pengerjaan grouding.

“Saat ini sedang proses pekerjaan grouding. Untuk itu, bagi pengendara kendaraan bermotor yang akan melintas disarankan melalui jalur alternatif dengan rute Jalan Lintas Timur Sumatera, Jalan Tol Trans Sumatera, dan Jalan Lintas Barat Baturaja, Sumatera Selatan,” terangnya.

Ditambahkan lebih lanjut, untuk jadwal pembongkaran dan penggantian lantai jembatan Way Rarem direncanakan hingga akhir September 2021. Diketahui, jembatan Way Rarem memiliki tipe rangka baja Australia dengan bentang 46,2 meter dan lebar 6 meter, yang dibangun pada 1987. (*/LW)