Bandarlampung (LW): Dalam menghadapi tantangan zaman yang makin kompleks, Anggota DPRD Kota Bandarlampung Dewi Mayang Suri Djausal menyerukan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Hal ini disampaikannya saat kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, Kamis (12/6).
Menurut Dewi Mayang, Pancasila bukan sekadar ideologi, melainkan ruh yang mempersatukan bangsa dalam keragaman. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai luhur Pancasila mulai dari lingkungan terkecil: keluarga.
“Bangsa yang kuat tidak dibangun dalam sehari. Ia lahir dari keluarga-keluarga yang menanamkan akhlak, karakter, dan semangat gotong royong sejak dini,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bandarlampung ini menegaskan pentingnya kembali merenungi nilai-nilai luhur Pancasila yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. Menurutnya, Indonesia bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga memiliki kekayaan budaya, bahasa, dan kepercayaan yang luar biasa.
“Keragaman ini adalah anugerah yang harus kita jaga bersama, bukan kita pertentangkan. Pancasila adalah fondasi yang menyatukan kita semua,” tegasnya.
Wakil Ketua Gerindra Bandarlampung ini juga menekankan bahwa nilai-nilai seperti saling menghargai, gotong royong, menjunjung keadilan, dan menjaga persatuan harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Dewi Mayang mengajak para orang tua, khususnya ibu dan ayah, untuk menjadi agen pembentukan karakter sejak dini dalam keluarga.
“Bangsa yang kuat dimulai dari keluarga yang kuat. Anak-anak harus dikenalkan pada nilai-nilai akhlak dan karakter sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber M.I Darma Setiyawan dan Satria Surya Pratama, yang memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya ideologi Pancasila dan penguatan karakter kebangsaan di tengah tantangan zaman. (LW)











