Portal Berita Daerah Lampung Terpercaya dan Terupdate

Dewi Nadi Serap Keluhan Berat Warga Sendang Ayu

Lampung Tengah (LW): Agenda reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Ni Ketut Dewi Nadi kembali berlanjut di Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu (24/11). Dalam pertemuan bersama aparatur kampung dan warga, sederet persoalan infrastruktur dasar kembali mengemuka, menandai besarnya kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Warga Dusun 3 membuka dialog dengan keluhan utama mengenai kondisi jalan kampung yang menghubungkan Dusun 3 menuju Dusun 4 sepanjang 2.500 meter. Jalan yang menjadi urat nadi mobilitas warga itu telah lama rusak dan membuat aktivitas pertanian maupun transportasi harian terhambat. Jalan licin dan berlubang menjadi keluhan rutin, terutama saat musim hujan.

Selain itu, kebutuhan sumur bor di Dusun 3 juga disampaikan warga sebagai prioritas mendesak. Minimnya akses air bersih, terutama saat musim kemarau, membuat masyarakat kesulitan mencukupi kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Sumur bor dinilai menjadi solusi paling realistis untuk stabilitas air jangka panjang.

Warga juga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun 4 yang kondisinya sudah tidak layak digunakan. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi petani untuk mengangkut hasil panen dan mengelola lahan, namun kerusakannya membuat biaya operasional meningkat dan aktivitas pertanian tersendat.

Keluhan lain juga datang dari jalur penghubung Dusun 2 hingga Dusun 5 yang memerlukan pembangunan jalan sekaligus fasilitas drainase. Tanpa drainase yang memadai, air hujan kerap menggenangi badan jalan dan mempercepat kerusakan, sehingga warga menilai pembangunan keduanya harus berjalan beriringan.

Tak kalah penting, warga meminta rehabilitasi jembatan bronjong di Dusun 4. Jembatan tersebut merupakan akses utama antar-dusun sekaligus jalur distribusi pertanian. Kerusakan yang terjadi dinilai membahayakan warga dan menghambat pergerakan barang maupun aktivitas masyarakat.

Menanggapi aspirasi itu, Ni Ketut Dewi Nadi menyampaikan bahwa seluruh keluhan akan ia kawal dan sampaikan dalam pembahasan bersama pemerintah kabupaten dan provinsi. Ia menegaskan bahwa persoalan akses jalan, air bersih, hingga sarana pertanian adalah kebutuhan mendasar yang harus mendapatkan perhatian serius.

“Sendang Ayu menyampaikan kebutuhan yang sangat realistis dan mendesak. Saya akan perjuangkan agar infrastruktur yang diusulkan warga dapat masuk dalam prioritas pembangunan,” ujar Dewi Nadi.

Reses di Sendang Ayu menjadi bukti bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar pada pemerintah untuk pemerataan pembangunan. Warga berharap aspirasi tersebut tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar diwujudkan demi meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas ekonomi kampung. (LW)