Inilah Sinopsis Anak Jalanan Episode 214-215, Selasa16 Februari 2016

Lampungway.com – Inilah Sinopsis Anak Jalanan Episode 214-215, Selasa 16 Februari 2016. Tetapi orang itu keluar dari mobil dengan sedikit sombong dan emosi, ketika disuruh Boy untuk meminta maaf kepada bapak-bapak yang telah di tabrak. Tapi orang itu langsung menghajar Boy. tapi Boy bisa mengalahkannya dan menyruruh untuk meminta maaf kepada bapak-bapak yang telah ditabrak tadi. Karena kekalahannya akhirnya orang itu mau.
sinetron anak jalanan2
Ketika orang yang menegndarai mobil itu meminta maaf kepada-bapak yang telah ditabraknya. Orang itu melihat jaket yang sedang dipakai Boy dan mengingat bahwa Boy adalah anak motor Anak Jalanan Club.
 
Sesampai di tempat tongkrongannya, orang yang membawa mobil itu bertemu teman-teman yang lainnya, dan menceritakan bahwa ada orang yang songong yang berhenti didepannya dan bersikap gak sopan. Ucapan yang dusta dikatakna kepada ketuan geng mobil itu dan mereka akan memberi pelajaran untuk anak-anak jalaanan. Teman-temannya sangat bersedia dan akan mebentu memberika pelajaran kepada, mereka.
Bercerita mengenai Reva yang pagi ini lagi sarapan bareng bersama papihnya juga Adriana. Adriana bersikap baik dan lebih perhatian sekali dengan Reva. Reva sedikit curiga terhadap sikap Adriana yang tiba-tiba baik itu. Dan Reva berpikir harus tetap waspada dengan Adriana.
Ketika Reva sampai disekolah dan janjian dengan Boy untuk bertemu di parkiran karena ingin ngasih kejutan kepada teman-temnnya itu. Boy dengan Reva sempat becanda-becanda dengan memperlihatakan keharminisan dan kemesraan mereka. Mereka menunggu pak Amir karena slaah satu suksenya cara ini harus ada pak Amir.
Ketika Pak Amir datang, Boy langsung bicara kepada pak Amir untuk meminta bantuannya mengenai Reva yang tidak jadi pindah dan akan ngasih kejutan kepada teman-temannya. Pak Amir un bersedia. tapi ketika Reva kan measuk kedalam kelas, Reva melhat Anggel, dan Reva masih penasaran mengenai Foto Boy yang sedang berduaan dengan Adriana. Reva sempat nyamperin Angel dan sempat ingin menanyakan sesuatu.
Tetapi tiba-tiba ada Haikal dan Ian nyamperin dan mencegah percakapan mereka, dan Ian menarik Reva karena ada hal yang perlu disampaikan. Awalnya Reva tidak mau kareena akan ada Reva tanyakana kepada Anggel, tapi Haikal dan Ian ngotot mengajak Reva keluar.
Haikal dan Ian mewanti-wanti untuk tidak mengobrol lagi kepada Angel, karena takut Anggel ngadu domba yang yang gak jelas, awalny aReva ngotot tidak mau, karena dirinya hanya sekedar menanyakan Foto itu. tapi Ian dan Haikal akan membantu Reva untuk mencaritahu kebenarannya. Dan Ian pun bilang untuk tidak ngobrol lagi ke Angge.
Ketika pak Amir sudah didalam kelas, pak Amir berpura-oura bahwa kelas ini katanya akan kedatangan siswi baru. Temen-temen Reva serta teman-teman yang lainnya pada bengong dan kaget melihat siapa sebenarnya murid baru yang dimaksud pak Amir. Ketika murid baru itu masuk ternyata murid baru itu adalah Reva, teman-temanya Reva sangat senang sekali karena Reva tidak jadi pindah ke sekolah Asrama.
Tetapi bercerita meneganai niat buruknya Adriana dan mamanya Adriana untuk menguasai sekuruh harta kekayaan Bei. Dan mamanya Adriana sudah janji juga akan membantu Adriana supaya bisa balikan lagi bersama Boy, sampai nekat menyewa orang untuk ngomong dan menelpon ke mamanya Boy  kalau Adriana mencoba untuk bunuh diri dan menemukannya tergeletak dipinggir sungai.
Ketika Mamanya Boy mendapat informasi seperti itu, malah jadi khawatir dengan keadaan Adriana. Akhirnya Adriana berhasil membuat mamanya Boy khawatir terhadap dirinya. Dan mamanya Boy akan menemui orang yang telah menemukan Adriana.
Disisi lain denga Reva yang penasarana akan foto Adriana yang lagi berduaan bersama Boy. Ian memberitahu yang sebenarnya. Kalau waktu itu Adriana hanya membentu mamanya Boy untuk membujuknya supaya tidak terjadi perceraian. tapi Reva masih bertanya-tanya kenapa harus pecantel kelingking juga, dan Reva juga penasaran apakah Boy tau bahwa itu mama tirinya. Ketika Reva akan menanyakan kepada Boy, Ian sempat mencegahnya dan gak perlu ditanyaian begitu kata Ian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *