Inilah Sinopsis Veera Episode 125

Lampungway.com – Inilah Sinopsis Veera Episode 125. Cerita ini merupakan Lanjutan dari Inilah Sinopsis Veera Episode 124 Sebelumnya, Bibi Moti akhirnya bisa membujuk Nihal untuk tinggal di rumahnya, kemudian bibi Moti mengatakan pd Ranvi dan Veera kalau mereka akan memberikan sesuatu pd seseorang dan mereka tdk boleh menolaknya

Sinopsis Veera Lengkap
“Veera, coba berikan hadiah yg kita dapat dari Gurudwara (Golden Temple) pd paman Nihal” Veera nampak tdk suka mendengar permintaan ibunya, Veera menolak untuk memberikannya “Ibu, tdk ada seorangpun yg akan membersihkannya di rumah paman Nihal, jadi lebih baik biar disini saja, dgn begitu kalau paman Nihal datang ke rumah kita nanti, dia bisa meminum Lassi dari wadah itu” namun Ratan tetap memaksa Veera agar memberikannya pd Nihal “Tidak apa apa, biarkan sja disini dirumah kalian, apalagi Lassi buatan bibi Moti sangan enak” puji Nihal,
Ranvi langsung menyela ucapan Nihal “Paman Nihal, jikan paman ingin memuji seseorang yg membuat Lassi, maka paman seharusnya memuji ibuku karena ibulah yg membuat Lassi itu” ujar Ranvi sambil tersenyum senang, Nihal dan Ratan nampak saling tersipu malu dan salah tingkah
Veera sedang bermain dgn Gunjan dan beberapa anak anak perempuan lainnya, Veera menceritakan bagaimana mereka menemukan Ranvi di Amritsar, dia juga menceritakan bagaimana semua orang disebuah tempat mengenakan baju yg sama yg berwarna hijau (maksudnya tentara), lalu Veera juga bercerita tentang pertandingan yg dia ikuti yaitu berjalan dgn sebuah kendi air (Matka) diatas kepalanya, salah satu teman Veera tdk percaya dgn apa yg diceritakan Veera “Coba Gunjan, kmu ambil kendi air dari rumah kmu dan kita lihat apakah Veera bisa melakukannya sja ?”
akhirnya Gunjan menuruti permintaan anak itu, kemudian Veera mulai berjalan dgn kendi berisi air diatas kepalanya, semua teman teman Veera memberikan semangat pd Veera, dari kejauhan Baldev yg melihat hal ini mencoba melemparkan sesuatu ke arah Veera dgn maksud untuk melukai Veera atau paling tdk memecahkan kendi yg berada dikepala Veera tapi tepat pd saat itu Ranvi berhasil menggagalkan usaha Baldev untuk melukai adiknya Pada saat yg bersamaan Bansuri melihat banyak anak perempuan yg sedang bermain disana termasuk Gunjan dan Veera,
Bansuri juga dgn cepat bisa mengenali kendi air miliknya dan berkata “Oooh milikku !” Bansuri langsung berteriak kencang “Veeraaa !” Veera yg ketakutan begitu mendengar suara Bansuri tanpa sengaja menjatuhkan kendi tersebut hingga pecah berkeping keping, Bansuri langsung menegur Veera dgn keras karena telah memecahkan kendi milik Bansuri namun Veera tdk siap untuk mendengarkan “Bibi, bibi Bansuri sendiri yg telah menakuti aku dgn berteriak seperti tadi !” bela Veera
“Gunjan, kenapa kmu membawa kendi ini kesini ? Karena Veera pasti tdk akan pernah mengambilnya dari rumah !” tegur Bansuri “Veera, apakah kmu tdk akan membawakan kendi dari rumahku jika aku yg memintanya padamu ?” Gunjan meminta dukungan dari Veera, namun Veera berkata sebaliknya “Tidak ! Karena aku ini hanya seorang anak kecil, aku tdk bisa menjaga kendi itu tetap aman dan lagi ibu juga pasti akan menegurku jikan kendi itu pecah”
Mendengar jawaban Veera yg seperti itu, Gunjan nampak kecewa dan Bansuri kembali menegurnya, saat itu Ranvi menghampiri Veera dan mengajaknya pergi dari sana “Ayoo Veera, kita pergi dari sini, karena kita harus mengantar makanan ke rumah paman Nihal” Bansuri yg penasaran dgn ucapan Ranvi, mulai ingin tahu lebih banyak tentang Nihal, dari Ranvi, Bansuri mendapat informasi kalau Nihal saat ini tinggal dirumah bibi Moti, Ranvi dan Veera segera meninggalkan tempat itu
Di rumah Nihal, Nihal saat itu sedang merapikan barang barangnya dan Nihal baru menyadari kalau dirinya kehilangan sesuatu yaitu sebuah kantung berwarna merah “Dimana kantung merah itu ? Apakah mungkin tertinggal di rumah Sampooran ?” Nihal mulai bertanya tanya dgn perasaan cemas, sementara itu di rumah Ratan, bibi Moti sedang ngobrol dgn Ratan “Ratan, kenapa kmu tiba tiba ingin ikut dalam pertandingan balap traktor itu ?” tanya bibi Moti penasaran
“Itu bukan aku yg mendaftar, kak ,,, tapi ada seseorang yg telah mendaftarkan namaku disana, aku yakin orang itu pasti Bakhtawar !” ujar Ratan kesal, tak lam kemudian Ranvi memberikan sebuah kantung merah pd Ratan sambil berkata “Aku menemukan kantung ini, bu” ujar Ranvi, saat itu di dalam kantung ada sebuah rantai kalung dgn liontin yg melekat padanya (sepertinya itu kalung Sampooran) namun Ratan tdk melihatnya, ketika Ratan hendak membuka kantung merah itu, bibi Moti langsung mencegahnya “Ratan, jangan ! Itu mungkin punya Nihal” kemudian bibi Moti menyuruh Ranvi dan Veera untuk mengembalikan kantung merah itu ke Nihal
Ranvi dan Veera kemudian berjalan ke rumah Nihal dgn membawa kantung merah itu “Kakak, kenapa paman Nihal tdk tinggal sja di rumah kita ?” tanya Veera polos “Karena paman Nihal itu bukan kerabat kita, Veera” lalu Veera minta beli ice cream namun Ranvi menolaknya “Veera, aku tdk membawa uang” saat itu Veera melihat Nihal datang menghampiri mereka, Ranvi segera memberikan kantung merah milik Nihal, Nihal menerimanya dgn perasaan cemas
“Ranvi, apakah ibu atau bibimu telah membuka kantung merah ini ?”, “Tadinya ibu mau membukanya tapi akhirnya tdk jadi” ujar Ranvi, Veera segera menunjukkan seorang penjual ice cream pd Nihal “Paman Nihal, apakah paman ingin ice cream ? Paman bisa bertanya padaku, apakah aku menginginkannya atau tdk” ujar Veera polos, Nihal tahu maksud ucapan Veera,
Kemudian Nihal mengajak mereka berdua untuk memakan ice cream bersamanya, awalnya Ranvi menolaknya namun Nihal membujuknya, akhirnya mereka menikmati ice cream itu “Paman Nihal suapi aku ice cream itu, kmu juga kakak” pinta Veera sambil menikmati ice cream miliknya sendiri, lalu Veera mengambil pita merah dari rambut kepangnya dan mengikatkan pd tangan Nihal dgn maksud kalau Nihal telah berhubungan dgn dirinya.. Sinopsis Veera Episode 125 pun berakhir sampai disini, Ayo baca Inilah Sinopsis Veera Episode 126 berikutnya hanya di Lampungway.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *