Berita  

Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 352

Saat sedang sibuk kesana-kemari mencari keberadaan Zeenat, tiba-tiba Ratu Ruqayah mendengar suara tangisan seorang bayi dari balik dinding, dia seketika itu juga menghentikan langkah kakinya dan berusaha mendengarkan lebih jelas lagi, lalu Ratu Ruqayah bergerak menuju suara tersebut dan menyuruh para pengawalnya utk mengepung dan seketika itu juga mereka menangkap Zeenat dan memberikannya pada Ratu Ruqayah. “Zeenat, tega-teganya ya dirimu! aku sudah sangat percaya padamu, aku berikan anakku agar bisa kau susui dan kau membunuhnya!” teriak Ratu Ruqayah, “Maafkan saya Ratu Ruqayah, hamba mohon maafkanlah” ujar Zeenat. “Kau akan mendapat hukuman Zeenat! kau akan melihat bagaimana anakmu ini menderita” teriak Ratu Ruqayah sambil merebut anak Zeenat dari pelukannya, sesaat kemudian Ratu Ruqayah menggendong anak Zeenat dan berkata: “Nyawa dibayar nyawa! kau bunuh anakku! sekarang kau akan melihat bagaimana anakmu menderita didepanmu!’’ teriak Ratu Ruqayah sengit. “Jangan, jangan Ratu Ruqayah, jangan lakukan apa-apa pada anak hamba, hamba mohon Ratu Ruqayah, jangan bunuh dia Ratu” ujar Zeenat terbata-bata sambil terus berusaha merebut kembali anaknya dari Ratu Ruqayah tapi para pengawal mengcengkramnya dengan kencang sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa, “Heiii, kenapa aku tidak boleh membunuh anakmu ini? sekarang ketika anakmu yang menangis kau berteriak, kau tidak lihat melihat betapa tidak berdosanya anakku ketika kau membunuhnya!” teriak Ratu Ruqayah.
Saat itu Ratu Salima sudah berada disana kemudian dia langsung merebut anak Zeenat dari pelukan Ratu Ruqayah dan berkata: “Jangan Ratu Ruqayah, kau tidak boleh melakukan ini, kau bukan dia, kau adalah seorang Ratu Mughal”, “tidak, aku adalah seorang ibu yang kehilangan anaknya yang telah dibunuh oleh perempuan jahat ini! aku tidak akan membiarkannya hidup, dia harus mati dengan racun miliknya sendiri!” ujar Ratu Ruqayah. Lalu Ratu Ruqayah mengeluarkan jari tiruan beracun yang sedari tadi dibawanya dan menyuruh Zeenat utk merasakannya, Zeenat tidak bisa melawan Ratu Ruqayah, akhirnya Zeenatpun mati seketika. Ratu Ruqayah tersenyum senang, dia merasa lega melihat kematian Zeenat yang begitu tragis, sedangkan Ratu Salima sangat terkejut melihat semua kejadian ini.
Raja Bharmal (ayah Ratu Jodha) sedang berkelahi dengan pedangnya melawan Mirza Qasim, Mirza Qasim terus menyerangnya membabi buta tapi Raja Bharmal langsung bisa mengalahkannya dan meletakkan pedangnya diatas perut Mirza Qasim dan berujar: “Ini semua utk cucu-cucuku yang tidak bersalah yang telah kau bunuh!” Mirza Qasimpun seketika itu meninggal dan tak berapa lama kemudian Raja Jalal datang, dengan tatapan penuh kemarahan Raja Jalal melihat mayat Mirza Qasim yang sudah tidak bernyawa, lalu dia mengambil tombak dan menghunuskannya berkali kali kemayat Mirza Qasim dengan kejam hingga Ibu Rau Hamida datang dan menghentikannya.

Perburuan dan Pembalasan dendam kepada sepasang penjahat telah berakhir. Kini saatnya upacara pemakaman Hussein yang terakhir, Ratu Jodha berkata dalam hati: “Ketika anakku sedang sekarat, aku malah sedang bermesraan dengan Raja Jalal” Ratu Jodha teringat malam itu waktu berdua bersama Raja Jalal, dia berfikir kenapa dia bisa seceroboh ini lalu pendeta mengatakan saatnya utk memberikan doa terakhir utk Hussein, dan dia meminta Raja Jalal utk mendoakannya, Raja Jalal datang dengan hati yang hancur berkeping-keping, dilihatnya anaknya yang masih bayi dalam balutan kain putih. Lalu Ibu Ratu Hamida menyuruh Raja Jalal utk mendoakannya agar bisa segera dikubur, Raja Jalal menatap Ibu Ratu Hamida dan berkata: “Ibu, doa yang seperti apa yang harus kupanjatkan? kepada siapa aku meminta? kepada Tuhan? aku sudah tidak percaya lagi pada Tuhan sekarang” Ibu Ratu Hamida langsung menjawab: “Jangan Jalal, itu dosa namanya” Raja Jalal pun berujar lagi: “ Aku tidak akan percaya pada Tuhan lagi, dimana Dia ketika setan-setan itu membunuh anak-anakku, Dia tidak punya kekuatan utk melindungi anak-anakku, kita semua selalu berdoa utk keselamatan anak-anak kita tapi mereka telah pergi saat ini meninggalkan aku, jika disini ada Tuhan, Tuhan harus meminta maaf padaku karena telah mengambil nyawa anak-anakku! tapi saat ini tidak ada Tuhan!” lalu Raja Jalal menatap langit dan bukannya dia berdoa tapi dia malah berteriak marah ke Tuhan dan berujar: “Mulai dari sekarang, aku tidak akan percaya pada Tuhan yang telah mengambil nyawa anak-anak kembarku yang tidak berdosa, aku akan menjadi Raja Jalal yang dulu yang kejam dan bengis, tidak akan ada cinta dan kasih sayang pada hatiku mulai saat ini!” semua yang mendengarnya termasuk Ratu Jodha kaget tidak percaya. Dengan Inilah Sinopsis Jodha Akbar Episode 352 berakhir.
Ayo simak terus Kisah selanjutnya pada Episode 353 berikutnya.. Hanya di Lampungway.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *